Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, mengambil langkah strategis untuk memperkuat sektor ekonomi kerakyatan dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Inisiatif ini secara khusus menyasar para pengurus Koperasi Merah Putih yang tersebar di tingkat kampung dan kelurahan. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan koperasi di wilayahnya.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan bahwa keberhasilan sebuah koperasi sangat bergantung pada kualitas SDM yang mengelolanya. Oleh karena itu, pelatihan intensif menjadi sangat penting untuk meningkatkan keterampilan dan profesionalisme para pengurus. Pelatihan ini diharapkan dapat membekali pengurus dengan pengetahuan dan keahlian yang relevan.
Kegiatan penguatan kapasitas ini diselenggarakan di Jayapura, Papua, dan diikuti oleh perwakilan pengurus koperasi dari berbagai wilayah. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa Koperasi Merah Putih dapat beroperasi secara efektif, efisien, dan berkelanjutan. Pemkot Jayapura percaya bahwa SDM yang unggul adalah fondasi utama bagi kemajuan koperasi.
Advertisement
Advertisement
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menyoroti pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan koperasi. Menurutnya, koperasi akan menghadapi kesulitan dalam mengembangkan diri jika tidak didukung oleh SDM yang kompeten dan berkualitas. Pernyataan ini menjadi landasan utama mengapa Pemkot Jayapura memprioritaskan pelatihan bagi pengurus Koperasi Merah Putih.
Rustan Saru berharap agar seluruh peserta pelatihan dapat mengikuti setiap sesi dengan sungguh-sungguh dan menyerap ilmu yang diberikan. Keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini diharapkan dapat langsung diterapkan dalam praktik pengelolaan koperasi sehari-hari. Hal ini krusial untuk memastikan koperasi dapat beradaptasi dengan dinamika ekonomi yang terus berubah.
Peningkatan kapasitas SDM bukan hanya tentang pengetahuan teknis, tetapi juga meliputi pemahaman akan nilai-nilai koperasi dan etika profesional. Dengan SDM yang berintegritas dan terampil, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada anggotanya. Ini akan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Jayapura.
Advertisement
Advertisement
Setelah mengikuti pelatihan, para pengurus Koperasi Merah Putih diharapkan mampu mengoptimalkan peran aktif anggota dalam setiap kegiatan koperasi. Ini termasuk mendorong partisipasi anggota dalam simpanan pokok dan simpanan wajib, yang merupakan tulang punggung finansial koperasi. Keterlibatan anggota adalah kunci keberlanjutan dan pertumbuhan koperasi.
Selain itu, Rustan Saru menekankan pentingnya membangun kerja sama strategis dengan berbagai pihak eksternal. Koperasi didorong untuk menjalin kemitraan dengan perbankan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta berbagai pertokoan dan supermarket. Jaringan kerja sama ini akan memperluas akses koperasi terhadap sumber daya dan pasar.
Kerja sama tersebut dapat berbentuk penyediaan barang atau jasa dengan sistem pengembalian jangka waktu tertentu, yang memungkinkan koperasi memenuhi kebutuhan anggotanya secara lebih fleksibel. Model kemitraan semacam ini akan membantu koperasi beroperasi secara berkelanjutan dan meningkatkan daya saingnya di pasar. Transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kerja sama juga menjadi perhatian utama.
Advertisement
Advertisement
Plt Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) Kota Jayapura, Alberto Itaar, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas, wawasan, dan keterampilan para pengurus. Tujuannya adalah agar mereka mampu mengelola organisasi dan usaha koperasi secara profesional. Ini mencakup pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip dasar koperasi.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada pengurus mengenai nilai-nilai luhur koperasi serta regulasi yang berlaku. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan menjadi elemen penting untuk memastikan koperasi beroperasi sesuai koridor hukum. Pemahaman ini akan menghindarkan koperasi dari potensi masalah hukum di kemudian hari.
Alberto Itaar menambahkan bahwa aspek terpenting lainnya adalah bagaimana pengurus koperasi dapat terampil dalam bidang administrasi, keuangan, dan pengelolaan usaha. Kemampuan ini sangat vital agar koperasi dapat berjalan secara efektif dan efisien. Dengan pengelolaan yang profesional, Koperasi Merah Putih dapat tumbuh menjadi pilar ekonomi yang kuat di Jayapura.
Advertisement
Sumber: AntaraNews