Korlantas Polri: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta pada Hari Kedua Arus Mudik Operasi Ketupat 2026

Korlantas Polri mencatat 459.570 kendaraan telah meninggalkan Jakarta pada hari kedua Arus Mudik Operasi Ketupat 2026, dengan mayoritas perjalanan menuju Trans Jawa.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Korlantas Polri: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta pada Hari Kedua Arus Mudik Operasi Ketupat 2026
Korlantas Polri mencatat 459.570 kendaraan telah meninggalkan Jakarta pada hari kedua Arus Mudik Operasi Ketupat 2026, dengan mayoritas perjalanan menuju Trans Jawa. (AntaraNews)

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat lonjakan signifikan kendaraan yang meninggalkan Jakarta pada hari kedua pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Sabtu (14/3). Sebanyak 459.570 kendaraan dilaporkan telah keluar dari ibu kota, menandai dimulainya puncak Arus Mudik.

Data ini disampaikan langsung oleh Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal dari Command Center KM 92, Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu dini hari. Angka tersebut sesuai dengan prediksi awal Korlantas terkait peningkatan volume kendaraan.

Mayoritas pergerakan kendaraan ini didominasi oleh mobil pribadi yang mengarah ke wilayah Timur, khususnya jalur Trans Jawa. Fenomena ini menjadi indikator awal dari pola perjalanan mudik masyarakat menjelang libur panjang.

Brigjen Pol. Faizal menjelaskan bahwa dari total 459.570 kendaraan yang keluar Jakarta, sebagian besar merupakan kendaraan pribadi. Destinasi utama para pemudik ini adalah jalur Trans Jawa, yang mengindikasikan pergerakan ke arah timur Pulau Jawa.

“Prediksi kami memang tanggal 14, 15 Maret ada peningkatan. Namun, pada malam hari ini kami menyampaikan bahwa yang keluar ke Jakarta kurang lebih 459.570 kendaraan,” ujar Brigjen Faizal. Meskipun demikian, ada pula sebagian kendaraan berat seperti truk yang masih terpantau bergerak menuju arah Merak dan Bakauheni.

Pergerakan ini menunjukkan adanya aktivitas logistik yang tetap berjalan di tengah Arus Mudik. Korlantas Polri terus memantau pergerakan ini untuk memastikan kelancaran lalu lintas bagi semua jenis kendaraan.

Korlantas Polri memperkirakan masih ada sekitar 3,2 juta kendaraan lagi yang akan meninggalkan Jakarta pada hari-hari berikutnya dalam Operasi Ketupat 2026. Angka ini merepresentasikan sekitar 76,9 persen dari total 3,67 juta kendaraan yang diprediksi akan keluar Jakarta.

Untuk mengantisipasi potensi lonjakan tersebut, Korlantas Polri akan terus memantau dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi. Petugas di seluruh jalur, baik tol maupun arteri, telah disiagakan untuk mengelola lalu lintas dan memastikan keamanan.

Brigjen Faizal menambahkan, “Kemungkinan prediksi kami hari Rabu (18/3), Kamis (19/3), Jumat (20/3), itu akan terjadi lonjakan.” Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan cermat dan memanfaatkan informasi lalu lintas terkini.

Sebelumnya, pada hari pertama Operasi Ketupat 2026, Jumat (13/3), Jasa Marga juga telah mencatat pergerakan kendaraan keluar Jakarta. Sekitar 14 persen dari total prediksi kendaraan telah meninggalkan ibu kota.

Angka tersebut setara dengan sekitar 285 ribu kendaraan dari total 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan akan keluar dari Jakarta. Pola tujuan kendaraan pada hari pertama juga didominasi oleh arah Tol Trans Jawa.

Data ini menunjukkan bahwa Arus Mudik telah dimulai secara bertahap sejak awal Operasi Ketupat, dengan peningkatan signifikan pada hari kedua. Operasi Ketupat 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung dari 13 hingga 25 Maret 2026.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi