Kodim 1702/Jayawijaya Perkuat Kamtibmas Jayawijaya Jelang Lebaran 2026

Kodim 1702/Jayawijaya bersinergi dengan Polri untuk menciptakan Kamtibmas Jayawijaya yang kondusif menjelang Lebaran 2026, mendukung program pemerintah daerah dan menjaga stabilitas sosial.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kodim 1702/Jayawijaya Perkuat Kamtibmas Jayawijaya Jelang Lebaran 2026
Kodim 1702/Jayawijaya bersinergi dengan Polri untuk menciptakan Kamtibmas Jayawijaya yang kondusif menjelang Lebaran 2026, mendukung program pemerintah daerah dan menjaga stabilitas sosial. (AntaraNews)

Komando Distrik Militer (Kodim) 1702/Jayawijaya menegaskan komitmennya untuk membantu Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Sinergi ini bertujuan untuk memastikan suasana yang aman dan kondusif bagi seluruh warga di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf Ilham Datu Ramang, menyatakan bahwa kolaborasi antara TNI dan Polri ini menjadi kunci utama dalam mendukung suksesnya berbagai program pemerintah daerah. Fokus utama adalah pada pengamanan kegiatan keagamaan dan sosial yang berlangsung selama bulan suci Ramadan hingga malam takbiran.

Keterlibatan prajurit TNI Kodim 1702/Jayawijaya meliputi pengamanan safari Ramadan Bupati Jayawijaya, Atenius Murib, serta pengamanan malam takbiran di Kota Wamena. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas sosial dan keamanan di wilayah tersebut, terutama di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.

Letkol Inf Ilham Datu Ramang menjelaskan bahwa Kodim 1702/Jayawijaya berperan aktif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan terkendali. Bantuan pengamanan ini merupakan bagian dari upaya kolektif untuk mendukung program pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan safari Ramadan yang melibatkan Bupati Jayawijaya dan rombongan menjadi salah satu fokus pengamanan. Dandim menekankan bahwa momen ini penting untuk memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat.

Pengamanan malam takbiran di Kota Wamena juga menjadi prioritas, memastikan bahwa perayaan dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan. Situasi yang terkontrol baik ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan.

Rangkaian kegiatan safari Ramadan dimulai dengan kunjungan ke Masjid Al-Muhtadin di Kampung Jagara, Distrik Walesi, dilanjutkan ke Masjid Al-Aqsho Distrik Walesi, dan berakhir di Masjid Al-Hijro Megapura, Distrik Asolokobal. Selama kunjungan ini, kamtibmas di wilayah pinggiran Jayawijaya terpantau aman dan terkendali.

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya tidak hanya melakukan kunjungan, tetapi juga menyalurkan bantuan bahan pokok kepada masyarakat setempat. Selain itu, dukungan dana pembangunan juga diberikan, seperti Rp150 juta untuk Masjid Al-Aqsho Walesi dan Rp100 juta untuk Pondok Pesantren Al-Istiqomah Walesi.

Dukungan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan dan fasilitas keagamaan. Kodim 1702/Jayawijaya menegaskan kesiapannya untuk mendukung setiap kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat.

Kodim 1702/Jayawijaya siap bersinergi dan mendukung penuh setiap program pemerintah daerah yang bertujuan membantu masyarakat. Fokusnya adalah menjaga stabilitas sosial, keamanan, dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Letkol Inf Ilham Datu Ramang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban. Ajakan ini berlaku khususnya pada akhir bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pentingnya menjaga situasi yang aman dan kondusif serta mempererat persatuan dan kesatuan di wilayah Kabupaten Jayawijaya ditekankan. Kebersamaan ini menjadi fondasi bagi pembangunan dan kemajuan daerah.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi