KNKT: AirAsia QZ8501 sempat naik drastis ke ketinggian 37.000 kaki
Merdeka.com - Hasil investigasi sementara Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyebutkan pesawat AirAsia QZ8501 sempat mencapai ketinggian 37.000 kaki dari posisi sebelumnya pada 32 ribu kaki. Ketinggian puncak tersebut dicapai dalam waktu 30 detik.
"Pesawat naik 37 ribu kaki selama sekitar 30 detik," ujar investigator AirAsia QZ8501 Ertata Lananggalih di gedung KNKT, Jakarta, Kamis (29/1).
Ertata menerangkan setelah mencapai ketinggian puncak, pesawat kemudian turun secara menukik sampai ketinggian 35 ribu kaki. Setelah itu, rekaman pada black box berhenti sehingga tidak diketahui posisi terakhir pesawat.
"Kira-kira habis itu pelan-pelan turun dan seterusnya, turun pelan-pelan selama sekitar 3 menit 20 detik sampai rekamannya tidak terdengar," kata dia.
Atas hal ini, Ertata tidak dapat memastikan penyebab turunnya pesawat. Dia pun tidak dapat menyimpulkan kondisi yang terjadi saat itu.
Lebih lanjut, Ertata mengatakan tim mendapat dua data yang berbeda terkait posisi pesawat dari Air Traffic Controller (ATC) dan Flight Data Recorder (FDR). Data ATC hanya merekam posisi pesawat pada ketinggian 32 ribu kaki.
"Kalau FDR, sudah mendekati permukaan air laut," kata dia. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya