Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo menegur Ketua KPU Hasyim Asy'ari lantaran terlalu lama mengutarakan pendapatnya saat sidang.
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo menegur Ketua KPU Hasyim Asy'ari lantaran terlalu lama mengutarakan pendapatnya saat sidang. Suhartoyo sampai meminta Hasyim untuk semangat.
Hal itu terlihat dalam sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2024 di ruang sidang MK, Jakarta Pusat, Selasa (2/4).
Awalnya, Hasyim hendak merespons ahli dari Tim Hukum Ganjar-Mahfud bernama I Gusti Putu Artha yang menilai KPU salah prosedur karena menerima pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres.
Advertisement
Sebagai pihak termohon, hakim Suhartoyo pun memberikan kesempatan kepada KPU untuk bertanya.
"Dari termohon ada pertanyaan?" ucap Suhartoyo.
Hasyim lalu bersedia merespons keterangan I Gusti Putu Artha. Dia meminta untuk membaca Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 mengenai persyaratan batas usia pencalonan presiden dan wakil presiden.
"Terima kasih majelis, saudara ahli, sekiranya saudara membaca amar putusan MK nomor 90. Sekiranya saudara ada mungkin bisa dibaca,"
Advertisement
ucap Hasyim.
merdeka.com
Advertisement
"Semangat sedikit pak," ujar Suhartoyo.
"Saya pelan-pelan menghormati ahli, nanti kalau terlalu ini," timpal Hasyim.
Suhartoyo meminta Hasyim tidak terlalu santai karena waktu persidangan terus berjalan.
"Jangan terlalu santai. Waktu," tegas Suhartoyo.