Ketua KPK Ngotot Kembalikan Kompol Rosa ke Mabes Polri

Kamis, 6 Februari 2020 16:54 Reporter : Ahda Bayhaqi
Ketua KPK Ngotot Kembalikan Kompol Rosa ke Mabes Polri Nasi Goreng ala Firli Bahuri. ©2020 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Mabes Polri mengeluarkan pembatalan penarikan Kompol Rosa Purbo Bekti sebagai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Polri menyatakan Kompol Rosa masih berstatus penyidik KPK.

Namun pimpinan KPK tak mau menerima Kompol Rosa. Ketua KPK Firli Bahuri ngotot mengembalikan Kompol Rosa ke Mabes Polri.

"Putusan pimpinan sudah menyampaikan bahwa sudah ada surat penghentiannya. Sudah kirim penghadapannya saya kira itu," ujar Firli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/2).

Firli menjelaskan, surat penarik sudah ada sejak tanggal 13 Januari 2020. Surat penarikan tidak hanya penyidik polisi, tetapi juga jaksa penuntut dari kejaksaan.

"Tanggal 15 dibahas, tanggal 21 dibuat lah surat keputusan pemberhentian yang bersangkutan," kata Firli.

Mantan Kabaharkam Polri menegaskan, saat ini status Kompol Rosa sudah lagi berada di bawah wewenang KPK. Tetapi, dikembalikan ke Polri. "Sudah dikembalikan," jawab Firli singkat.

Rosa merupakan salah satu tim penindakan yang terjun dalam operasi tangkap tangan terhadap eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan terkait kasus suap yang melibatkan politikus PDIP, Harun Masiku.

Sebelumnya, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono memastikan Kompol Rosa Purbo Bekti batal dipulangkan ke institusi Polri. Argo menegaskan, Kompol Rosa masih berstatus penyidik KPK hingga September 2020.

Kompol Rosa merupakan anggota Polri yang ditugaskan menjadi Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun saat ini sudah tak mendapatkan akses ke KPK.

"Jadi gini memang kami dapat info bahwa Rosa dikembalikan oleh KPK ke Polri tapi kemarin Polri pernah memberikan surat pembatalan kepada KPK bahwa Rosa ditarik. Kemudian juga artinya bahwa sampai saat ini belum terima surat dari KPK," kata Argo di Bareskrim Polri, Kamis (6/2).

Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto menyatakan saling klaim soal Kompol Rosa antara lembaga antirasuah dan Polri adalah skandal. Dia menuding penyidik Rosa sebenarnya disingkirkan oleh Ketua KPK Firli Bahuri.

"Rosa Purbo Bekti yang kerap dipanggil Rosa, disingkirkan Ketua KPK, bukan sekedar dipulangkan. Fakta ini punya indikasi dan potensial disebut sebagai skandal, bukan sekedar urusan pemulangan seorang penyidik KPK," tutur Bambang dalam keterangannya, Kamis (6/2).

Bambang menyebut, skandal tersebut berdasarkan adanya berbagai pernyataan yang terus menerus dan berpotensi layak disebut sebagai kebohongan publik yang sengaja dilakukan Ketua KPK Firli Bahuri dan sebagian Pimpinan KPK.

"Perlu diklarifikasi oleh Dewan Pengawas KPK. Misalnya saja (pernyataan) 'Yang jelas ada penarikan (Rosa) dari kepolisian'. Lalu Alexander Marwata juga menyatakan 'Ya untuk menjaga hubungan antar lembaga ya sudahlah, dia di sana juga mungkin untuk pembinaan', dan 'Lah kalau sudah ditarik duluan bagaimana?'," jelas dia. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini