Kesaksian Pedagang Saat Mobil MBG Tabrak Siswa dan Guru SDN Kalibaru 01 Cilincing

Pedagang di sekitar SDN Kalibaru 01 Cilincing membeberkan detik-detik mobil MBG masuk ke lapangan dan menabrak siswa yang sedang apel.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Kesaksian Pedagang Saat Mobil MBG Tabrak Siswa dan Guru SDN Kalibaru 01 Cilincing
Kesaksian Pedagang Saat Mobil MBG Tabrak Siswa dan Guru SDN Kalibaru 01 Cilincing (Merdeka.com)

Bita, seorang pedagang di dekat Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kalibaru 01 Cilincing, Jakarta Utara menceritakan kesaksiannya saat kejadian mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) tabrak siswa dan guru.

Diketahui, dalam kejadian tersebut sebanyak 19 orang siswa dan satu guru mengalami luka dan dirawat di rumah sakit.

Kejadian itu yang menimpa siswa dan guru itu terjadi sekitar pukul 06.40 WIB. Saat itu, para siswa tengah berada di lapangan dan melakukan kegiatan apel.

"Mobil itu dari sana lurus biasa kan berhenti di situ (depan gerbang)  itu lurus mungkin parkir abis dari sono, dari soni pelan begitu belok ke sono ngegas kenceng jadi nabrak pintu yang tertutup," kata Bita kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis (10/12).

"(Di dalam) Banyak siswa lagi pada duduk semua, lagi pada apel lah istilahnya," sambungnya.

Lalu, untuk gerbang yang ditabraknya itu langsung roboh dan mobil melaju ke dalam langsung menabrak korban.

"(Gerbang) Rapet di tabrak, roboh, jatuh semua yang kecil sama yang lebar jatoh semua di tabrak," ucapnya.

"Jalan kan dari sini langsung ngenggg ke sini masuk ke dalem, ngarah ke anak-anak yang lagi pada duduk semua," sambungnya.

Kemudian, terkait dengan posisi Bita saat itu tengah berada di luar sekolah. Lalu ketika kejadian berlangsung, ia langsung bergegas untuk masuk ke dalam sekolah tersebut.

"Ya ngelongok dari sini, bantuin yang di dalem saya masuk ke dalem, cuma ya lihat korban-korban doang, terus ke sononya saya enggak tahu. Di luar ngamanin yang di luar," ujarnya.

"Karena ibu-ibu yang panik apa kan perlu perawatan yang luka, perlu perawatan yang korban. Jadi saya ngamanin di sini dulu biar istilahnya mobil ambulan apa. Pertama kan angkot masuk, ambulan kan lambat sopirnya enggak ada," sambungnya.

Berdasarkan penglihatannya di lokasi, ketika itu ada korban yang tergeletak di kolong mobil MBG.

"Kurang tahu kalau pada bergelimpangan yang penting di kolong mobil ada berapa orang saya juga sempet bantuin ngedorong mobilnya bantuin itunya," ucapnya.

"Tapi yang jelas yang gemuk itu dia pecah mungkin palanya, karena dari kuping Keluar darah idung keluar darah," tambahnya.

Meski sempat membantu di dalam sekolah, ia kemudian keluar kembali dan mengamankan lokasi di luar sekolah.

"Begitu saya keluar ngamanin yang di luar biar anak-anak atau korban itu tertolong gitu maksudnya, kita kalau enggak ngamanin di luar enggak pada bisa masuk. Jadi saya ngamanin yang di luar," ungkapnya.

"Kalau yang jerit-jerit enggak ada anak-anak, pingsan yang di kolong mobil juga udah enggak berdaya lemes," pungkasnya.

Sebuah mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) dikabarkan telah menabrak sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara.

Dalam akun yang diunggah akun @sekitaran_jakut, kejadian terjadi pada Kamis, 11 Desember 2025, sekira pukul 06.30 Wib.

"Inalillahiwainalillahirajiun. Harap berhati-hati dan lebih waspada dalam berkendara !!! mobil MBG tabrak siswa SD yang sedang belajar di lapangan upacara di SDN Kalibaru 01!!!," tulis akun tersebut seperti dikutip merdeka.com, Kamis (11/12).

Secara terpisah, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendriz membenarkan kejadian tersebut.

"Betul, betul, itu betul," ujar Erick saat dihubungi merdeka.com.

Namun, ia masih belum bisa menjelaskan secara rinci terkait kejadian tersebut. Karena, saat ini ia masih dalam perjalanan menuju lokasi.

"Saya masih otw TKP ya. Belum bisa kasih data ya," pungkasnya.

Rekomendasi