Kesaksian Ketua RT saat Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Depok

Senin, 20 Mei 2019 23:40 Reporter : Ya'cob Billiocta
Kesaksian Ketua RT saat Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Depok Kontrakan terduga teroris di Depok. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Terduga teroris yang mengontrak rumah di Gang Mushola Al Amin RT 03 RW 07 Kelurahan Kalimulya Kecamatan Cilodong Kota Depok, Jawa Barat, dikabarkan sudah ditangkap Tim Densus 88 Antiteror.

"Kalau menurut keterangan polisi terduga teroris tersebut sudah ditangkap, penggeledahan tempat kontrakannya hanya ingin memastikan tidak ada barang-barang yang berbahaya," kata Ketua RT 03 Agus Waluyo, Senin (20/5).

Ia mengatakan sebelum Densus 88 melakukan penggeledahan, tiga intel polisi mendatangi rumahnya untuk meminta izin melakukan penggeledahan.

Dia mengaku ketika keluar rumah sempat kaget, karena ada enam sampai tujuh mobil polisi yang sudah siaga.

"Saya diminta ikut menyaksikan, dan mereka melakukan penggeledahan sekitar pukul 17.00 WIB dan selesai hampir Magrib," ujarnya.

Ketika melakukan penggeledahan, dia bersama polisi mengetuk pintu sampai berkali-kali namun tak mendapat sahutan dari dalam, sehingga menemui yang punya kontrakan, yaitu seorang bidan yang tidak jauh dari lokasi tersebut untuk meminjam kunci duplikat.

Agus menuturkan, ketika polisi masuk, tidak ditemukan barang-barang yang mencurigakan seperti rakitan bom dan lainnya.

"Kami hanya mendapat berkas kertas yang yang dijilid bertuliskan huruf Arab saja, tidak ada yang lainnya. Kontrakan hanya berisi lemari dan kipas angin saja. tempat tidur saja tidak ada," jelasnya.

Atas kejadian tersebut polisi memberikan nasihat agar tidak sembarangan menerima penghuni kontrakan.

"Saya, Pak RW dan pemilik kontrakan di-briefing oleh polisi agar lebih hati-hati menerima penghuni kontrakan," katanya.

Agus juga menjelaskan selama lima bulan menempati kontrakan tersebut, mereka tak pernah memberikan identitas diri kepada RT setempat.

"Memang sudah janji akan menyerahkan KTP, tapi hingga digeledah tak pernah menyerahkan identitasnya," ujarnya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini