Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi mengajak para siswa di wilayahnya untuk membiasakan gemar makan ikan.
Sebab, selain sebagai sumber protein, gerakan gemar makan ikan ini juga mampu meningkatkan roda ekonomi para nelayan.
"Masyarakat harus tahu bahwa sumber protein tidak hanya dari daging, tapi juga ada ikan,” kata Luthfi, Rabu (12/11).
Dia menyoroti pentingnya inovasi dalam pengolahan hasil laut agar tidak hanya dijual mentah, melainkan diolah menjadi produk kreatif dengan nilai tambah.
"Ikan itu jangan dijual apa adanya, tapi bisa diolah menjadi sumber alternatif yang banyak proteinnya,” ujarnya.
Seperti ikan nila salin akan menjadi salah satu produk unggulan baru dari Jawa Tengah, terutama dari daerah Pati.
Advertisement
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan ikan memiliki kandungan yang sangat bermanfaat. Selain mengandung asam amino lengkap, juga kaya Omega 3.
"Nutrisi ini sangat diperlukan untuk fungsi otak dan jantung. Ikan juga dibutuhkan anak-anak pada pertumbuhan," ungkapnya.
Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus menggenjot konsumsi ikan sebagai sumber protein. Pada 2024, tingkat konsumsi ikan di Jateng mencapai 40,14 kilogram per kapita per tahun, meningkat 7,84 persen dibanding tahun sebelumnya yang sebesar 37,22 kilogram per kapita per tahun.