Kemenkes siapkan 700 serum anti difteri

Kamis, 28 Desember 2017 20:32 Reporter : Nur Habibie
Menkes di KPK. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Kesehatan Nila Djuwita Farid Moeloek mengatakan, pemerintah telah menyiapkan cadangan Anti Difteri Serum (ADS) atau serum anti difteri. Nantinya ADS itu akan disebarkan ke seluruh Indonesia untuk diberikan kepada pasien terduga difteri.

"Ada cadangan 700 vial. Satu vial bukan satu orang, satu vial bisa dipakai beberapa orang tergantung berat jenis penyakit, jadi unitnya yang dipakai," kata Nila usai acara peresmian Gedung Perawatan VIP dan VVIP Anton Sudjarwo di Rumah Sakit Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri, Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (28/12).

Nila menyebut sebanyak 700 ADS dalam vial atau tempat penampung obat itu merupakan buatan dari PT Bio Farma. Namun, sebelumnya pihaknya telah menyuplai 500 vial dari World Health Organisation (WHO) sebagai stok cadangan ADS untuk para penderita dan untuk mengantisipasi kekurangan stok.

"Dari WHO akan datang lagi 2.000 vial. Jadi harapan saya cukup tidak ada lagi yang sakit difteri," ujarnya.

Lebih lanjut, dia menerangkan bahwa serum akan diberikan jika penderita positif terkena Difteri. Karena jumlah penderita tidak statis dan tidak terprediksi dan pihaknya juga memerlukan ADS yang merupakan impor dari luar negeri untuk menyuplai ketersediaan stok.

"Harapannya sedikit semua yah. Tapi impor ada, jadi memang demikian, bukan hanya di Indonesia ini, tapi di tempat-tempat lain, mereka juga mencari ADS," terangnya.

Dia menghimbau kepada masyarakat agar tak terlalu dekat dengan seseorang yang mempunyai penyakit difteri dan terus waspada terhadap penularan penyakit Difteri. Ia juga ingin agar masyarakat tetap mengikuti ORI (Outbreak Response Immunisation).

"Untuk yang batuk mbok ya pakai masker, jaga jarak dengan yang terkena difteri," tandasnya. [gil]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.