Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo secara aktif memperkuat diplomasi antarwarga melalui jejaring program pertukaran budaya. Inisiatif ini bertujuan untuk mempererat hubungan erat antara masyarakat Indonesia dan Jepang.
Salah satu wujud nyata dari upaya ini adalah penyelenggaraan acara "Friendship Night" di gedung KBRI Tokyo. Acara tersebut berlangsung pada Jumat (23/1) dan dihadiri oleh lebih dari 100 alumni program "Nihongo Partners" serta penerima beasiswa "Darmasiswa".
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara KBRI Tokyo dan The Japan Foundation (JF). Fokus utamanya adalah menjaga kelangsungan komunikasi serta memperkuat kecintaan alumni terhadap budaya Indonesia.
Advertisement
Advertisement
Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Tokyo, Maria Renata Hutagalung, menegaskan bahwa "Friendship Night" merupakan upaya penting untuk menjaga kelangsungan komunikasi jejaring program pertukaran budaya. Inisiatif ini juga bertujuan memperkuat kecintaan para alumni terhadap kekayaan budaya Indonesia.
Maria menambahkan bahwa program "Nihongo Partners" memiliki peran krusial dalam memperkuat saling pengertian dan persahabatan antara kedua negara. Para alumninya secara aktif menjadi jembatan penghubung yang berkontribusi nyata pada diplomasi masyarakat.
Kontribusi tersebut terwujud melalui keterlibatan mereka dengan sekolah, siswa, dan komunitas lokal di berbagai wilayah Indonesia. Banyak alumni dari kedua program ini tetap aktif dalam kegiatan akademik, budaya, dan sosial yang berkaitan erat dengan Indonesia.
Advertisement
Advertisement
Program "Nihongo Partners" adalah inisiatif pertukaran budaya dan pendidikan yang digagas oleh The Japan Foundation Asia Center. Program ini mengirimkan penutur asli bahasa Jepang ke sekolah-sekolah menengah di berbagai negara Asia, termasuk Indonesia, selama sekitar enam bulan.
Sejak diluncurkan pada tahun 2014, program ini telah memberangkatkan sekitar 3.700 peserta ke 14 negara. Indonesia sendiri telah menjadi tuan rumah bagi lebih dari 1.000 "Nihongo Partners", dengan 117 di antaranya masih aktif menjalankan perannya.
Sementara itu, "Darmasiswa" adalah program beasiswa non-gelar berdurasi satu tahun yang diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia. Beasiswa ini ditujukan bagi warga negara asing dari negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia.
Advertisement
Tujuan utama program Darmasiswa adalah untuk meningkatkan minat serta pemahaman warga negara asing terhadap bahasa dan budaya Indonesia. Kedua program ini menjadi pilar penting dalam upaya Diplomasi Budaya Indonesia Jepang.
Advertisement
Executive Vice President The Japan Foundation, Masaya Shimoyama, menyampaikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan "Friendship Night" yang perdana ini. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat semakin memperdalam persahabatan dan kepercayaan antara rakyat Jepang dan Indonesia.
Senada, Wakil Direktur Jenderal Pers dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Jepang, Sakata Natsuko, juga mengungkapkan harapannya. Ia berharap "Nihongo Partners" dapat terus memainkan peran penting dalam mempromosikan pertukaran bilateral serta membina individu yang menjadi jembatan penghubung kedua negara.
Sakata Natsuko menyoroti peningkatan jumlah warga Indonesia yang tinggal di Jepang untuk belajar atau bekerja. Kondisi ini menuntut upaya promosi masyarakat multikultural, di mana alumni "Nihongo Partners" dan "Darmasiswa" memiliki peran yang sangat strategis.
Advertisement
Sumber: AntaraNews