Kasus KDRT di Surabaya Direkam Anak Korban, Polisi Turun Tangan Selidiki

Video tersebut mengungkap tidak hanya satu insiden, melainkan kekerasan sistemik dalam rumah itu selama bertahun-tahun.

Erwin Yohanes
Oleh Erwin Yohanes - Reporter
Kasus KDRT di Surabaya Direkam Anak Korban, Polisi Turun Tangan Selidiki
Kasus KDRT di Surabaya Direkam Anak Korban, Polisi Turun Tangan Selidiki (Merdeka.com)

Sebuah video Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Sambikerep, Surabaya mengguncang jagat maya. Dalam unggahan beredar di media sosial, terdengar seorang anak memperlihatkan ayahnya menyeret dan memukul seorang perempuan diduga adalah istrinya menggunakan kayu.

Tindakan brutal tersebut disaksikan langsung oleh salah satu anak mereka, sementara anak lainnya merekam kejadian sambil menangis dan berteriak, "Ibuk... ibukk," ujarnya menggemakan ketakutan dan kepedihan.

Video tersebut mengungkap tidak hanya satu insiden, melainkan kekerasan sistemik dalam rumah itu selama bertahun-tahun.

Dalam keterangannya, anak pelaku mengungkapkan rasa putus asa dan harapan agar kasus ini mendapatkan perhatian serius.

“Tolong viralin, tolong yang katanya punya bekingan tolong dijemput, kalua saya pergi ke kantor polisi, mama dan adek sama anak saya gimana??? aku sudah enggak tahan ya hidup bertahun” dengan papa ku yang KDRT ke anak istrinya,” tulisnya dalam video.

Unggahan itu juga mengungkap kondisi psikologis sang anak yang mengalami depresi berat akibat trauma berkepanjangan.

Dia meminta bantuan publik agar pelaku segera diamankan: “Aku sudah capek, aku didiagnosis depresi berat ya karena keluargaku seperti ini. Tolong bantu aku lepas dari lingkaran setan.”

Menanggapi viralnya kasus ini, Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Rina Shanty menyatakan bahwa tersangka dengan inisial NH telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan.

"Saat ini memang sedang ditangani oleh PPA Polrestabes Surabaya,” kata Rina.

Rekomendasi