Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol. Asep Safrudin menegaskan bahwa situasi keamanan Kepri secara umum berada dalam kondisi yang sangat kondusif. Penegasan ini disampaikan di Batam pada Sabtu (30/8), di tengah upaya kepolisian dan masyarakat menjaga stabilitas pasca-insiden wafatnya seorang pengemudi ojek online (ojol) yang sempat menyita perhatian publik.
Irjen Asep Safrudin secara khusus mengajak seluruh elemen masyarakat di Provinsi ke-32 Indonesia ini untuk bahu-membahu menjaga situasi kondusif tersebut. Ajakan ini menjadi krusial mengingat kedukaan yang mendalam atas berpulangnya Almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang menjadi sorotan.
Pihak kepolisian, termasuk Kapolda sendiri, telah menunjukkan empati dan kepedulian dengan menggelar shalat ghaib serta doa bersama komunitas ojol. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketenangan dan memastikan bahwa kegiatan masyarakat serta usaha tidak terganggu, sehingga roda kehidupan di Kepri dapat berjalan normal.
Advertisement
Advertisement
Upaya Menjaga Stabilitas Keamanan di Kepri
Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin, menyampaikan rasa prihatin dan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa rekan-rekan ojol. Untuk menunjukkan solidaritas dan mendoakan almarhum, Kapolda bersama jajaran Polda Kepri telah menggelar shalat ghaib di Mapolda Kepri pada Jumat (29/8) lalu. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian institusi terhadap masyarakat.
Lebih lanjut, pasca-insiden wafatnya Affan Kurniawan, Kepolisian juga telah menginisiasi doa bersama dengan komunitas ojol di wilayah Kota Batam dan Kabupaten Bintan. Inisiatif ini bertujuan untuk meredakan ketegangan dan mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya komunitas ojol.
Irjen Asep mengimbau seluruh komponen masyarakat Kepri untuk tetap tenang dan menjaga kondusivitas. Hal ini penting agar aktivitas harian masyarakat dan kegiatan usaha dapat terus berjalan tanpa hambatan. Pesan Kapolda menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga situasi keamanan Kepri agar tetap stabil.
Advertisement
Mantan Wakapolda Kepri ini juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama berdoa agar situasi di seluruh wilayah tanah air cepat pulih dan kondusif. Doa bersama ini diharapkan dapat membawa ketenangan dan mempercepat pemulihan kondisi di daerah-daerah lain di Indonesia yang mungkin menghadapi tantangan serupa.
Advertisement
Pemantauan Wilayah dan Respons Kepolisian
Di sisi lain, Kapolresta Barelang Kombes Pol. Zaenal Arifin menyatakan bahwa pihaknya terus memonitor situasi dan kondisi di Kota Batam. Pemantauan intensif ini dilakukan untuk memastikan bahwa situasi keamanan Kepri, khususnya di Batam, tetap terjaga dengan baik. Hingga saat ini, belum ada permohonan pemberitahuan untuk melakukan aksi massa di wilayah hukum Polresta Barelang.
"Hasil pantauan kami dan berdasarkan surat pemberitahuan yang masuk, situasi Batam saat ini tetap kondusif, kita pelihara situasi ini," kata Kombes Pol. Zaenal. Pernyataan ini menunjukkan bahwa tidak ada indikasi potensi gangguan keamanan yang signifikan di Batam, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang.
Kondisi serupa juga dilaporkan dari Kabupaten Lingga, Kepri. Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan mengonfirmasi bahwa belum ada pemberitahuan terkait massa aksi di wilayah hukumnya. "Sampai saat ini belum ada massa aksi berunjuk rasa di Kabupaten Lingga," ujarnya, menegaskan bahwa wilayah tersebut juga dalam keadaan aman dan terkendali.
Advertisement
Langkah-langkah proaktif dari jajaran kepolisian di berbagai wilayah Kepri ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketertiban umum. Dengan adanya koordinasi dan pemantauan yang terus-menerus, diharapkan situasi keamanan Kepri akan terus terpelihara, mendukung kelancaran seluruh aspek kehidupan masyarakat.
Sumber: AntaraNews