Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kampus kirim tim cek mahasiswa UBD Palembang korban runtuhnya selasar BEI

Kampus kirim tim cek mahasiswa UBD Palembang korban runtuhnya selasar BEI korban ambrol selasar BEI. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Puluhan mahasiswa Universitas Bina Darma (UBD) Palembang menjadi korban runtuhnya selasar lantai Mezzanine Tower Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta. Pihak kampus mengutus tim ke Jakarta untuk mencari perkembangan kondisi mahasiswanya.

Dosen Fakultas Ekonomi UBD Palembang, Rabin Ibnu Zainal mengungkapkan, dari informasi yang diterimanya, setidaknya ada 35 mahasiswa yang mengalami luka-luka akibat kejadian itu. Namun, belum dilaporkan luka parah karena saat kejadian masih berada di dalam mobil.

"Ya ada 35 mahasiswa kita yang terluka, tidak parah sepertinya, hanya luka di kaki dan sebagainya. Tapi tidak informasi awal," ungkap Zainuddin, Senin (15/1).

Dia menjelaskannya, sebanyak 93 mahasiswa Jurusan Akuntansi semester lima dan empat dosen pendamping sedang melakukan kunjungan industri ke Jakarta dan Lombok. Mahasiswa yang tidak turut menjadi korban akan dipulangkan ke Palembang secepatnya.

"Segera kita pulangkan, kita bangun posko pengaduan bagi keluarga. Biar tidak ada yang panik, bisa mencari tahu kondisi anaknya," kata dia.

Sementara itu, Wakil I Rektor UBD Palembang, Zainuddin Ismail mengatakan, pihaknya langsung mengirimkan tujuh utusan ke Jakarta begitu mendapat laporan musibah tersebut. Tim ini akan mengawal para korban selama perawatan di rumah sakit hingga kembali ke Palembang.

"Sudah kita berangkatkan ke Jakarta. Ini serius, karena menyangkut mahasiswa kami," pungkasnya.

Diketahui, insiden robohnya selacar gedung BEI Jakarta melukai 72 orang. Para korban saat ini dirawat di RSAL Mintoharjo, RS MRCCC, RSPP Pertamina dan RS Jakarta.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP