Kakak Tersangka Kasus Inses di Bekasi Dikenakan Pasal Persetubuhan di Bawah Umur

Sabtu, 12 Juni 2021 04:33 Reporter : Adi Nugroho
Kakak Tersangka Kasus Inses di Bekasi Dikenakan Pasal Persetubuhan di Bawah Umur Lokasi penemuan mayat bayi di Bekasi. Istimewa

Merdeka.com - Penyidik Polres Metro Bekasi menahan satu orang dalam kasus penemuan mayat bayi perempuan di Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Selasa (1/6) lalu. Satu orang yang kini berstatus tersangka itu merupakan kakak korban.

"Terkait penemuan bayi di Bintara, kita sudah melakukan penyelidikan, ada satu yang diamankan, masih ada hubungan sedarah dengan ibu yang melahirkan bayi tersebut," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Aloysius Suprijadi di Bekasi, Jumat (11/6).

Adapun korban yang juga adik pelaku menilai merupakan korban kekerasan seksual hingga hamil dan melahirkan bayi dan meninggal dunia.

"Tersangka sudah ditahan ini pendalaman untuk penyidikan," ujar dia.

Menurut dia, hasil penyidikan sementara terungkap kasus hubungan terlarang sedarah karena korban dan pelaku tinggal di dalam satu indekos.

"Karena mereka tinggal satu kos berarti sudah lama mereka berhubungan," kata dia.

Penyidik menyita barang bukti berupa pakaian yang melekat pada bayi malang tersebut.

Polisi sebelumnya menetapkan dua tersangka terkait penemuan mayat bayi perempuan baru lahir di Bintarajaya, Bekasi Barat, Kota Bekasi. Keduanya merupakan kakak beradik yang diduga melakukan hubungan seksual sedarah atau inses.

Keduanya telah ditahan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota.

"Dua orang sudah ditahan," kata Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari ketika dihubungi wartawan, Kamis (10/6).

Mayat bayi perempuan ditemukan di semak-semak kebun kosong pada Selasa (8/6) sore. Dari hasil identifikasi polisi, bayi malang itu diperkirakan meninggal dunia lima jam sebelum ditemukan. Jasadnya kemudian dibawa ke RS Polri Kramajati.

Kasus ini terungkap tak lama setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas mencurigai rumah yang berjarak 50 meter dari lokasi kejadian.

Penghuninya tidak menampakkan diri saat terjadi keramaian. Ditemukan pula bercak darah menuju rumah semipermanen itu.

Rumah itu ternyata dihuni lima orang dalam sekeluarga, yakni tiga anak dan kedua orang tuanya. Dua orang kemudian dibawa ke kantor polisi.

"Kakaknya dikenakan pasal persetubuhan di bawah umur, perempuannya buang bayi," jelas Erna.

Dia tak menyebut identitas tersangka lebih detail. Alasannya, kasusnya akan dirilis di Mapolres Metro Bekasi Kota pada Jumat (11/6) besok. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Mayat Bayi
  3. Bayi Dibuang
  4. Bekasi
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini