Jusuf Kalla Serukan Gerakan Bersih-Bersih Warga untuk Pencegahan Banjir Jakarta

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mendesak warga Jakarta aktif terlibat dalam gerakan bersih-bersih lingkungan sebagai upaya vital pencegahan banjir Jakarta yang terus berulang dan merugikan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Jusuf Kalla Serukan Gerakan Bersih-Bersih Warga untuk Pencegahan Banjir Jakarta
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menyerukan gerakan Jaga Jakarta Bersih, mengajak seluruh elemen masyarakat bertanggung jawab mencegah banjir yang merugikan ekonomi dan aktivitas warga. (AntaraNews)

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak seluruh warga Jakarta untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pengendalian banjir. Seruan ini disampaikan Kalla di Jakarta pada hari Minggu, menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Kalla menyoroti dampak luas banjir yang berulang terhadap aktivitas sosial dan ekonomi di ibu kota. Bencana ini menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat, mulai dari penutupan toko hingga kemacetan parah.

Pernyataan ini disampaikan Kalla dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI). Ia berbicara setelah mengawasi kegiatan bersih-bersih massal di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, bersama Gubernur Jakarta Pramono Anung.

Jusuf Kalla menegaskan bahwa tanggung jawab mitigasi dan antisipasi banjir tidak hanya berada di pundak Pemerintah Provinsi Jakarta. Ia menekankan bahwa seluruh lapisan masyarakat harus turut serta dalam upaya ini.

Menurut Kalla, kota Jakarta adalah milik bersama, sehingga setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan. Meskipun pemimpin daerah memberikan arahan, partisipasi warga sangat krusial.

Mantan Wakil Presiden itu mengimbau keluarga, terutama yang memiliki lahan luas, untuk proaktif membersihkan lingkungan sekitar. Penting juga memastikan sistem drainase berfungsi dengan baik di area tempat tinggal mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Jusuf Kalla secara simbolis menyerahkan bantuan alat kebersihan dari PMI kepada Gubernur Pramono Anung. Bantuan ini meliputi sekitar 5.000 cangkul dan sekop, 1.000 gerobak, serta 3.000 karung sampah.

Kalla menjelaskan bahwa paket bantuan dari PMI ini bertujuan mendukung pemerintah dan masyarakat luas dalam upaya bersih-bersih. Fokus bantuan ini terutama ditujukan untuk area-area yang rawan banjir.

Lebih lanjut, ia mendesak warga untuk menghadapi risiko banjir dengan perubahan sikap yang mendasar. Perubahan ini dimulai dari disiplin dalam pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

Kalla juga menambahkan, pemandangan tumpukan sampah setiap hari seharusnya memicu refleksi dan perubahan ke arah yang lebih baik. Ia menekankan pentingnya tidak saling menyalahkan dalam menghadapi masalah ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi