Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jusuf Kalla: Masjid Tetap Buka Selama Ramadan dengan Protokol Kesehatan Ketat

Jusuf Kalla: Masjid Tetap Buka Selama Ramadan dengan Protokol Kesehatan Ketat Jusuf Kalla. ©2020 Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Merdeka.com - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Muhammad Jusuf Kalla (JK) mengatakan, umat Islam di seluruh Indonesia boleh melaksanakan Salat Tarawih di masjid selama Bulan Ramadan 1422 Hijriah dengan tetap menaati protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

"Kita persilakan masjid di semua daerah dibuka tapi tetap dengan menjaga jarak," kata Jusuf Kalla pada wartawan usai bersilaturahmi dengan Gubernur dan jajaran Forkopimda Provinsi NTB di Pendopo Gubernur NTB di Mataram, Selasa (23/3).

Mantan Wakil Presiden RI itu mengakui, pelaksanaan ibadah di Bulan Ramadan kali ini tetap dilakukan umat Islam dalam situasi pandemi Covid-19. Hanya saja, situasinya agak berbeda.

Jika sebelumnya, umat Islam dianjurkan beribadah di rumah saja, namun, tahun ini, pelaksanaannya bisa dilakukan di masjid.

"Tapi ketentuannya, harus menggunakan masker. Ini bedanya dengan situasi sebelumnya. Karena, mall juga sudah dibuka, masak masjid enggak dibuka," ujar Jusuf Kalla. Dikutip Antara.

Dia juga mengingatkan kembali soal protokol kesehatan ekstra ketat, yang harus diterapkan. Di antaranya, menjaga jarak minimal 1 meter antar jamaah, memakai masker, membawa alas shalat masing-masing dan masjid wajib menyediakan fasilitas cuci tangan.

Untuk itu, Jusuf Kalla meminta para pengurus masjid untuk bertindak tegas apabila ada jamaah yang tidak mematuhi protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker pengurus masjid berhak melarang orang tersebut untuk mengikuti shalat berjamaah hingga akhirnya mau menggunakan masker.

"Pakai masker kalau ada jamaah tak pakai masker suruh dulu pakai masker baru boleh masuk kemudian cuci tangan di setiap pintu ada disinfektan, atau sabun atau tempat wudhu meski ada sabun," kata JK.

Selain itu, di setiap pintu masuk bisa ditaruh pengurus masjid untuk mengawasi. "Jadi di semua pintu-pintu ada pengurus jaga. Ukur suhu," kata dia.

Protokol kesehatan sebenarnya tak terlalu rumit untuk diterapkan dan dilaksanakan. "Protokol kesehatan sederhana. Tidak ada yang rumit-rumit amat," ujar JK.

Selain itu, JK juga menganjurkan, agar pelaksanaan ibadah Ramadhan dapat berjalan aman dan lancar. Maka, para pengurus masjid harus mulai melakukan pembersihan seluruh areal masjid dengan disinfektan.

"Kan sudah jelas, bahwa tempat-tempat umum dan mall-mall itu dapat dibuka dengan syarat laksanakan protokol kesehatan yang ketat. Nah, kalau masjid baiknya jika tidak bisa dengan semprotan, maka perlu dengan pembersih lantai (dipel)," tandasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP