Juara nasional, peserta MTQ dan STQ DKI dapat bonus Rp 25-90 juta

Jumat, 23 Desember 2016 17:01 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Juara nasional, peserta MTQ dan STQ DKI dapat bonus Rp 25-90 juta Sumarsono di Balai Kota DKI. ©2016 merdeka.com/yayu

Merdeka.com - Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih prestasi yang membanggakan dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional XXVI tahun 2016 yang digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB). Jakarta berhasil keluar sebagai juara dalam beberapa cabang lomba yang digelar.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan bonus kepada para jawara lomba sebagai bentuk terima kasih karena telah mangharumkan nama ibu kota. Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengatakan, kebanggaannya sesaat setelah memberikan bonus dan penghargaan.

"MTQ juara dua tingkat nasional. MTQ lahir dari pembinaan STQ dan kita jaring lagi. Kalau kita dapat nomor dua kita akan memberikan semangat kepada yang lain berjenjang. Kita pacu sedikit bisa meraih juara satu," kata Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (23/12).

Selain itu, Sumarsono juga mengatakan, bahwa dirinya sempat takut acara ini akan berakhir demo seperti kejadian beberapa waktu lalu saat dia memberikan bonus kepada para atlet DKI.

"Pas mau ke sini, bayangan saya, saya mau didemo hari ini. Pak Asisten (Asisten Sekda Bidang Kesejahteraan Rakyat Fatahillah) bilang ke saya, 'Enggak ada demo, Pak'. Pas sampai di sini adem, terima kasih, Ternyata enggak semua bonus menimbulkan masalah," kelakar Sumarsono.

Qari dan qariah Provinsi DKI Jakarta berhasil menyabet predikat kedua dalam MTQ ke-XXVI Tingkat Nasional di Nusa Tenggara Barat. Selain itu, qari dan qariah dari Jakarta Selatan menjadi juara umum dalam Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke-XXIV Tingkat Provinsi DKI Jakarta.

Total bonus yang diberikan Pemprov DKI Jakarta senilai Rp 1.680.700.000. Masing-masing peserta menerima bonus mulai dari Rp 25 juta hingga Rp 90 juta per orangnya.

Sumarsono berharap hal ini bisa menjadi hal yang berkontribusi positif untuk Jakarta sebagai Ibu Kota.

"Harapannya tentu DKI jadi juara nasional, karena DKI Jakarta sebagai ibu kota negara merupakan barometer provinsi lain dalam pembangunan segala bidang, terutama mental spiritual," kata Sumarsono.

"Saya berharap terus meningkatkan pembinaan dan pencarian bakat peserta unggul dini, agar siap tampil dalam event berikutnya," pungkasnya. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. MTQ
  2. Pemprov DKI
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini