Wakil Menteri ATR/BPN, Raja Juli Antoni membagikan 30 sertifikat tanah wakaf kepada warga di Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan, Pejaten, Selasa (10/1).
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini mengatakan, pembagian sertifikat tanah wakaf perlu dilakukan karena konflik lahan tidak hanya terjadi pada tanah pribadi
“Melakukan sertifikasi wakaf adalah bagian dari cara menjaga niat baik wakif supaya amal jariyahnya terus mengalir,” katanya di Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan.
Raja menerangkan, tanah wakaf awalnya tidak akan memiliki masalah. Namun seiring berjalannya waktu, masuk pada generasi kedua dan seterusnya, yang tidak terhubung secara langsung kadang menjadi masalah.
“Inilah urgensi sertifikasi wakaf itu penting untuk menjaga kedermawanan wakif” ujarnya.
Advertisement
Dia menyebut, dari 207.033 sertifikat yang dibagikan oleh pemerintah sejak tahun 1977, 53 persen dilakukan pada masa Presiden Jokowi.
“Inilah komitmen Presiden yang secara serius agar aman dari gangguan mafia tanah” tegasnya.
Dalam penutupan sambutannya, Raja menyampaikan, komitmen persertifikatan tanah wakaf dan rumah ibadah ini menjadi prioritas dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL.