Jokowi Minta WNI Terbelit Kasus Diberi Pertimbangan Hukum saat Bertemu Raja Malaysia

Selasa, 27 Agustus 2019 18:18 Reporter : Merdeka
Jokowi Minta WNI Terbelit Kasus Diberi Pertimbangan Hukum saat Bertemu Raja Malaysia Jokowi Ajak Raja Malaysia Keliling Kebun Raya Bogor. ©2019 Merdeka.com/Liputan6.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah Ri'ayatauddin Al Mustafa Billah Shah membahas soal WNI yang terbelit masalah hukum di negeri jiran. Jokowi meminta pertimbangan hukum untuk WNI yang tengah terbelit kasus.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi usai mendampingi Jokowi saat bertemu Raja Abdullah di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat, Selasa (27/8/2019).

"Di sana-sini, WNI mengalami masalah hukum. Tentunya kita menghormati sistem hukum setempat, tetapi juga minta dipertimbangkan pemberian treatment yang fair. Intinya itu," ujar Retno.

Selain WNI, Jokowi dan Raja Abdullah juga membahas soal diskriminasi sawit oleh Uni Eropa. Indonesia dan Malaysia sepakat bahwa diskriminasi sawit ini perlu dilawan.

Retno mengatakan bahwa Jokowi menyampaikan pentingnya penyerapan dalam negeri kelapa sawit. Hal tersebut juga disampaikan Jokowi saat bertemu dengan PM Malaysia Mahathir Muhammad, beberapa waktu lalu.

"Kita akan lakukan terus (melawan diskriminasi sawit). Kondisinya sebenarnya lebih bagus dalam artian bahwa kalau masa lalu berjuang sendiri-sendiri, sekarang berjuang bersama. Sehingga lebih mantap berjuang," tutur Retno.

Selain itu, Indonesia dan Malaysia juga menyiapkan langkah-langkah lain untuk melawan diskriminasi sawit. Salah satunya dengan mencari pasar lain di luar Uni Eropa.

"Karena, toh, tujuan ekspor ke Uni Eropa tidak mayoritas. Masih banyak pasar yang dapat menyerap kelapa sawit kita, misalnya Tiongkok. Space yang ada masih sangat banyak, pada saat PM Xi Jinping bertemu Presiden Joko Widodo, mereka ingin meningkatkan," jelas Retno.

Kemudian, alternatif kedua adalah penyerapan penggunaan minyak kelapa sawit di dalam negeri. Menurut Retno, saat ini penyerapan sawit di dalam negeri juga sudah tampak signifikan.

"Sudah dalam tahap awal, penggunaan sawit untuk avtur. Jadi, kalau sawit dapat kita serap," ucapnya.

Sebelumnya, Jokowi mengajak Raja Abdullah meninjau Kebun Raya Bogor. Jokowi tampak menyupiri Raja Abdullah menggunakan mobil golf. Dibelakangnya, ada Iriana dan Permaisuri.

Mereka berkeliling Kebun Raya Bogor sekitar 10 menit. Usai berkeliling, Jokowi dan Raja Abdullah melanjutkan pertemuan bilateral. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini