John Herdman Ungkap Sir Bobby Robson sebagai Inspirasi Terbesar dalam Karier Kepelatihannya

Pelatih kepala timnas Indonesia, John Herdman, menyebut Sir Bobby Robson sebagai inspirasi terbesarnya setelah sang kakek, menyoroti etos kerja dan kerendahan hati legenda sepak bola tersebut.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
John Herdman Ungkap Sir Bobby Robson sebagai Inspirasi Terbesar dalam Karier Kepelatihannya
Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, membeberkan sosok Sir Bobby Robson sebagai inspirasi utamanya dalam sepak bola, menyoroti perjalanan karier dan nilai-nilai yang dipegang teguh oleh legenda tersebut. (AntaraNews)

Pelatih kepala baru timnas Indonesia, John Herdman, baru-baru ini mengungkapkan sosok di balik inspirasi terbesarnya dalam dunia kepelatihan. Ia menyebut Sir Bobby Robson, legenda sepak bola Inggris, sebagai panutan utama setelah kakeknya sendiri. Pengakuan ini disampaikan Herdman dalam wawancara eksklusif dengan timnas Indonesia yang ditayangkan di kanal YouTube resmi mereka pada Senin.

Herdman menjelaskan bahwa kakeknya, seorang mantan tentara dan petinju profesional, menjadi inspirasi awal karena kedisiplinan dan kepribadiannya yang hebat. Namun, seiring berjalannya waktu, sosok Sir Bobby Robson mulai menempati posisi penting dalam pandangannya. Kekagumannya berakar pada perjalanan karier Robson yang luar biasa dan nilai-nilai yang dipegangnya.

Dalam wawancara tersebut, Herdman secara spesifik menyoroti bagaimana Robson, yang berasal dari latar belakang kelas pekerja di Inggris Utara, mampu mencapai puncak sepak bola global. Kisah Robson yang menjadi "peziarah dalam sepak bola" dan berkelana ke berbagai negara menjadi teladan bagi Herdman.

John Herdman sangat mengagumi perjalanan Sir Bobby Robson, terutama saat menukangi Newcastle United selama lima tahun. Robson, yang berasal dari Inggris Utara, dikenal karena menjaga akar budayanya, termasuk selera humor yang baik, kerja keras, dan kerendahan hati. Herdman menekankan pentingnya etos kerja ini, di mana kesuksesan tidak pernah dianggap remeh dan harus diraih dengan usaha keras.

"Saya kira dia telah menjadi inspirasi besar karena selalu menjaga akarnya dan akar utama kami, Inggris Utara, adalah selera humor yang baik," kata Herdman. Ia melanjutkan, "Anda harus tertawa, tetapi anda harus bekerja keras dan ada kerendahan hati. Kami tidak menerima begitu saja". Prinsip-prinsip ini membentuk fondasi filosofi Herdman dalam melatih.

Bagi Herdman, Robson adalah contoh nyata bagaimana seseorang dari latar belakang sederhana bisa meraih kesuksesan global tanpa kehilangan identitasnya. Dedikasi Robson terhadap sepak bola dan kemampuannya untuk menginspirasi orang lain menjadi alasan utama Herdman menjadikannya panutan. Ia selalu menganggap Robson sebagai inspirasi besar dalam sepak bola.

Karier kepelatihan Sir Bobby Robson memang sangat mengesankan, membentang dari klub-klub Eropa hingga tim nasional. Bersama Newcastle United, prestasi terbaiknya adalah membawa The Magpies finis di peringkat ketiga Liga Inggris pada musim 2002/2003. Kala itu, Newcastle mengumpulkan 69 poin, mengungguli Chelsea dan Liverpool yang berada di posisi keempat dan kelima.

Sebelum melatih Newcastle, Robson telah menorehkan banyak prestasi di berbagai klub besar Eropa. Ia pernah melatih Fulham, Ipswich, PSV Eindhoven, Sporting, FC Porto, dan Barcelona. Dari klub-klub tersebut, Robson berhasil meraih 13 gelar bergengsi, termasuk Liga Europa 1980/1981 bersama Ipswich dan dua trofi Liga Belanda bersama PSV Eindhoven. Puncaknya, ia membawa Barcelona menjuarai Liga Spanyol pada musim 1996/1997.

Selain sukses di level klub, Robson juga merupakan pelatih legendaris timnas Inggris. Ia memimpin The Three Lions mencapai posisi keempat di Piala Dunia 1990 di Italia, sebuah pencapaian terbaik kedua Inggris kala itu setelah juara dunia 1966. Prestasi ini baru bisa disamai 28 tahun kemudian oleh Gareth Southgate pada Piala Dunia 2018. Robson menutup karier kepelatihannya setelah memimpin 255 pertandingan bersama Newcastle United.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi