Jangan Diam, Begini Cara Lawan Kelompok Intoleran Penyebar Konten Kebencian

Kelompok ingin memecah belah bangsa sengaja menimbulkan kegaduhan yang mengancam persatuan bangsa.

Didi Syafirdi
Oleh Didi Syafirdi - Reporter
Jangan Diam, Begini Cara Lawan Kelompok Intoleran Penyebar Konten Kebencian
gerakan tolak radikalisme. ©2021 Merdeka.com/antara

Konten radikal negatif semakin masif disebarluaskan. Kelompok ingin memecah belah bangsa sengaja menimbulkan kegaduhan yang mengancam persatuan bangsa.

Sekretaris Jenderal Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Denny Sanusi mengatakan, menjadi ancaman serius jika pergerakan kelompok ini dibiarkan. Dia khawatir masyarakat terpengaruh dengan informasi hoaks dan ujaran kebencian.

"Jika kelompok moderat tidak mengambil peran, tentunya hal ini sangat mengancam kehidupan harmonis bangsa," kata Denny dalam keterangannya, Jumat (1/4).

Menurutnya, memasuki bulan suci Ramadan dapat dimanfaatkan umat untuk menebar kebaikan. Juga menjadi ajang melatih kepekaan sosial baik kepekaan terhadap kondisi sekitar, maupun terhadap narasi radikal yang tersebar di dunia maya.

"Kalau diam, nanti dikuasai dan akhirnya masyarakat terbiasa menelan berita yang dipropagandakan. Nah itu berbahaya, nanti masyarakat akan percaya," tegas Ketua Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Islam Tionghoa Indonesia ini.

Dia berharap masyarakat dapat berperan dalam melawan sebaran narasi radikal intoleran di media sosial. Caranya dengan menggunakan kemampuan dan keahliannya masing-masing.

Dengan cara tersebut, Denny optimis konten yang berisi keagamaan maupun konten positif lainnya dapat menutup ruang narasi kelompok radikal. "Maka kita harus imbangi dengan konten berhubungan dengan agama dan sebagainya," tuturnya.

"Jangan diam saja karena mereka ini sebenarnya menyebarkan konten atau narasi kecil, namun karena kompak maka menjadi besar. Kita kerahkan semua lini untuk menyampaikan hal baik," tambahnya.

Ia juga menyinggung peran pemerintah beserta segenap tokoh agama untuk bisa memanfaatkan momen Ramadan sebagai wadah memasifkan upaya pencegahan radikalisme. Denny mendorong toleransi penuh perdamaian terus digaungkan.

"Bukti konkretnya kita lakukan ceramah, tabligh akbar, seminar atau workshop yang positif," tandasnya.

Rekomendasi