Advertisement
Advertisement
ASKOMPSI akan membantu dan memperjuangkan keseimbangan pembangunan IPTEK di Indonesia.
"Kami juga membantu pemerintah dalam percepat transformasi digital dan mengurangi gap kemampuan teknologi antara provinsi besar dengan sedang agar semakin kecil,"
Muhammad Faisal
Advertisement
Advertisement
Program pertama yang akan dilakukan adalah konsolidasi ke dalam. Hal itu dilakukan karena kepengurusan harus memiliki pemahaman satu sama lain antara pengurus dan anggota.
Advertisement
ASKOMPSI akan menggali kekuatan di dalam guna mengurangi jarak antara daerah yang memang kuat dengan daerah yang jauh dan uang sedikit. "Caranya, kawan-kawan yang sudah besar bisa melakukan transfer knowledge, jadi yang di bawah tidak perlu untuk mencari konsultan yang berbiaya besar," sebut Faisal.. "Kita akan perjuangkan pemerataan pembangunan TIK di Indonesia supaya adil dan merata," imbuhnya.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Isran Noor.
Advertisement
Direktorat Jendral (Dirjen) Dukcapil, Teguh Setyabudi mengatakan bahwa ASKOMPSI dapat membantu dalam mewujudkan sistem pemerintahan yang terpadu dan menyeluruh untuk mencapai birokrasi yang berkinerja tinggi.
"Selamat kepada dewan pembina dan pengurus yang telah dikukuhkan, semoga betul-betul bekerja lebih baik dan berkontribusi dalam hal pembangunan untuk Indonesia,"
Teguh Setyabudi.
Advertisement
Advertisement
Kepala Dinas Kominfo Kalimantan Selatan, Muhamad Muslim berharap dengan kepemimpinan Fasial sinergitas antara pusat dengan daerah semakin kuat.
"Sehingga adanya sinergitas dalam membangun sistem pemerintahan berbasis elektronik dapat optimal. Mudah-mudahan dengan kepengurusan yang baru, ASKOMPSI memiliki goal yang terukur sehingga digitalisasi dapat terwujud lebih cepat,"
Muhamad Muslim.
Advertisement