Mayjen TNI Ujang Darwis ditunjuk menjadi Pangdam Sriwijaya. Sebelumnya, putra asli Wong Kito itu memiliki karir terbilang gemilang dengan berbagai posisi strategis yang pernah ia duduki, termasuk Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro dan Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan.
Ujang Darwis lahir di Palembang 21 Mei 1971. Kini dia kembali ke tanah kelahiran untuk menjadi pimpinan tinggi TNI Angkatan Darat di wilayah Sumsel, Bangka Belitung, Lampung, Bengkulu, dan Jambi.
Ujang Darwis resmi ditunjuk sebagai Pangdam II Sriwijaya per 31 Januari 2025. Ia menggantikan Mayjen TNI Mohamad Naudi Nurdika yang kini menjabat Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI.
Ujang Darwis merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1993 dari kecabangan Infanteri (Kopassus).
Selain dikenal sebagai pemimpin yang berpengalaman, Ujang juga memiliki kemampuan menembak yang luar biasa. Hal ini bahkan diakui oleh Presiden Prabowo Subianto saat bertemu dengannya saat masih menjabat Menteri Pertahanan.
Dalam pertemuan kala itu, Ujang Darwis mendapat tepukan bahu dari Prabowo. Dirinya memuji Ujang sebagai sosok yang jago menembak. Prabowo sempat bertanya mengenai keahliannya tersebut.
"Kamu masih jago tembak," tanya Prabowo kala itu.
Mendapat pertanyaan dan pujian membuat banyak perwira tinggi yang berada di dekat dirinya tertawa. Ujang pun membalas pertanyaan tersebut kepada Prabowo.
"Masih Jenderal," jawab Ujang Darwis.
Meski memiliki jabatan mentereng, kehidupan Ujang Darwis terbilang sederhana. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 31 Desember 2023 melalui laman e-LHKPN milik Komisi Pemberantasan Korupsi, total kekayaan Ujang Darwis memiliki total kekayaan sebanyak Rp1,93 miliar.
Dilaporkan di antaranya, kepemilikan tanah dan bangunan di Palembang. Dalam data itu, tanah yang dimiliki Ujang seluas 994 meter persegi dan luas rumah 120 meter persegi senilai Rp950 juta. Tanah dan bangunan tersebut dilaporkan didapatkan dari hasil sendiri atau kepemilikan pribadi.
Di bagian alat transportasi dan mesin, Ujang Darwis melaporkan kepemilikan satu unit kendaraan roda empat yakni Toyota Fortuner tahun 2020. Dalam laporan tersebut, nilai mobil Fortuner itu senilai Rp396 juta.
Ujang Darwis mengosongkan bagian harta bergerak lain dan surat berharga serta tidak tercatat memiliki hutang. Sementara untuk kas dan setara kas dirinya melaporkan kepemilikan uang Rp590 juta.
Advertisement