Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Istri tertembak peluru nyasar polisi, suami tak bisa berbuat banyak

Istri tertembak peluru nyasar polisi, suami tak bisa berbuat banyak Lokasi tembak Aiptu Dwiyatno. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Titin (35), warga Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, menjadi korban peluru nyasar polisi saat sedang mencari jamur. Suami Titin, Dede Kartono (39) berlari berusaha menyelamatkan istrinya setelah diberitahu tetangga.

"Saya enggak tahu istri saya ambil jamur. Baru hari ini ambil jamur, buat dimakan. Anak nangis yang di rumah karena ingin nete (ASI), warga teriak-teriak ada mayat di sawah, saya disuruh ke sana," kata Dede saat ditemui wartawan di ruang jenazah RSUD Serang, Kamis (12/3).

Saat melihat korban dari jarak jauh, Dede segera dapat memastikan bahwa yang meninggal adalah istrinya. Dirinya tidak berani memegang korban yang telah berlumuran darah dengan luka di bagian dada.

"Saya enggak boleh pegang sama warga dan aparatur desa. Di lokasi belum ada polisi. Baru setelah itu banyak datang polisi," lanjut dede.

Diketahui Titin yang sehari-hari merupakan ibu rumah tangga tewas meninggalkan tiga anak. Anak pertama umut 9 tahun, anak kedua umur 7 tahun dan anak ketiga masih umur 1,5 tahun. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP