Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini saran ahli bela diri muay thai lawan penjahat

Ini saran ahli bela diri muay thai lawan penjahat Bela diri Muay Thai. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Setiap orang memiliki keahlian dan kelebihannya masing-masing. Bahkan untuk dinyatakan sebagai ahli atau profesional pun butuh proses tersendiri sesuai dengan bidangnya. Dalam seni bela diri, sebelum seseorang dinyatakan profesional harus melewati berbagai proses dan pelatihan khusus.

Muay Thai adalah seni bela diri yang berasal dari Thailand, yang menyebar di Indonesia. Dalam Muay Thai, para profesional disebut sebagai fighter, yang bisa diraih dengan pelatihan khusus. Karena tekniknya mudah, bisa digunakan untuk jaga diri saat menghadapi pelaku kejahatan.

Dicki seorang fighter dalam seni bela diri Muay Thai yang baru saja berumur 20 tahun sudah memiliki berbagai penghargaan dalam pertandingan Muay Thai. Meski masih muda, Dicki sudah menjadi pelatih di salah satu perguruan Muay Thai di Jakarta, Sabai Muay Thai.

Awalnya, Dicki hanya seorang nakmuay (sebutan orang yang mempelajari Muay Thai) di Sabai Muay Thai cabang Bandung. Untuk seni bela diri Muay Thai, tingkat profesionalitas tidak dibedakan dengan menggunakan sabuk atau simbol lainnya.

Biasanya, para pelatih diharuskan untuk menilai dan memilih para nakmuay sesuai dengan keahliannya. Jika nakmuay dari kelas basic sudah ahli, maka dia akan dimasukkan ke kelas pelatihan untuk fighter.

"Biasanya pelatih yang menilai dan memilih siapa yang sudah ahli, biar dimasukkin ke kelas fighter. Dan kalau sudah fighter, mereka bisa belajar ke Thailand untuk memperdalam teknik Muay Thai," papar Dicki di Sabai Muay Thai, Tebet, Jakarta Selatan.

Dicki sendiri menjadi nakmuay di Bandung selama setahun dan dipilih sebagai fighter oleh pelatihnya, lalu pergi ke Thailand dengan rekomendasi dari owner Sabai Muay Thai selama sebulan. Di sana, dia dilatih teknik Muay Thai lebih dalam lagi. Setelah itu, dia pun

dijadikan pelatih di Sabai Muay Thai cabang Jakarta.

Sebagai pelatih, anak kedua dari dua bersaudara ini bisa mendapatkan Rp 3 juta per bulan, yang sebagiannya dikirim untuk orangtuanya di Bandung. Sementara itu, di Jakarta pemilik nama lengkap Dicky Dwi Hermanto ini tinggal di mess Sabai Muay Thai.

Selain menjadi pelatih di usia mudanya, Dicki juga sudah mendapatkan beberapa penghargaan dalam seni beladiri Muay Thai. Penghargaan Fight di Camp Evolution pada tahun 2012, penghargaan Cometa Arena di event Fight Night 3 pada Oktober 2014, dan penghargaan Mall Pluit Junction event C1 Pro Muay Thai Championship pada November 2014.

Semenjak berkecimpung dalam beladiri Muay Thai, Dicki merasa lebih sehat dan segar dari yang biasanya. "Di sini asik, terus yang biasanya kadang suka sakit-sakitan jadi malah enggak, karena olahraga dan sehat jugakan, badan jadi enak," papar Dicki.

Profesionalitas tidak mengenal siapa dan bagaimana seseorang itu. Jika ada kemauan keras dan latihan yang serius, seseorang bisa menjadi ahli dalam bidang tertentu.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP