Indrawan dan istri sempat dinasihati agar berpikir dewasa
Merdeka.com - Pahinggar Indrawan (36) merekam aksi gantung diri dan ditayangkan langsung di Facebook. Aksi bunuh diri dilakukan di kediamannya Jalan Kemenyan, Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (17/3).
Menurut penuturan ketua RT 008 RW 05 Moh Sidik (58) tempat Indrawan tinggal, korban dan istrinya sempat curhat pada Jumat subuh kepadanya terkait masalah rumah tangga. Sidik menyebut korban dan istri curhat saling cemburu terkait masalah chatting kedua belah pihak.
Sebagai ketua RT, imbuh Sidik, dirinya berusaha mendamaikan. Sidik memberikan saran untuk saling bersikap dewasa.
"Ke rumah saya sekitar jam 4 atau 5 Subuh ketok-ketok rumah saya, terus saya coba damaikan. Saya bilang biasa kalau rumah tangga ada masalah begini. Saya meminta mereka berpikir dewasa," kata Sidik, Sabtu (18/3).
Sidik menuturkan jika istri korban, Dina Febrianti sempat mengatakan ingin berpisah. Kemudian sidik memberikan masukan untuk menahan jangan sampai pisah karena anak sudah empat.
"Istrinya bilang mau pisah aja. Saya bilang tahan jangan pisah hanya karena masalah chatting dan saling curiga. Kalau batas itu ngapain si sampai mau pisah, kan anak udah empat," imbuhnya.
Setelah mengadu ke RT perihal masalah rumah tangga, pukul 06.00 WIB Indrawan dan istri pulang sendiri-sendiri. Selaku ketua RT Sidik mengaku hanya berusaha mendamaikan.
"Sampai jam 6 WIB itu Indra pulang, istrinya belakangan. Saya berusaha mendamaikan sebisa saya. Itu (bunuh diri) di luar dugaan, mungkin bukan hanya chatting aja masalahnya," papar Sidik.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya