Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Indonesia tingkatkan kerja sama ketenagakerjaan dengan Azerbaijan

Indonesia tingkatkan kerja sama ketenagakerjaan dengan Azerbaijan Menaker M Hanif Dhakiri pada pidato resminya di Plenary Hall, Gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa,. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Indonesia akan meningkatkan kerja sama dengan Azerbaijan di bidang ketenagakerjaan. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri usai bertemu dengan Deputy Minister, Ministry of Labour and Social Protection of Regulation Republic of Azerbaijan, Martim Karimli di kantor Kemnaker hari ini, Rabu 12 April 2017 lalu.

Pemerintah Indonesia menyambut baik tawaran kerjasama bilateral di bidang ketenagakerjaan ini. Diharapkan kerjasama ini akan semakin memperkuat hubungan kedua negara.

"Saya harap kerjasama dapat dilaksanakan secara konkret sesuai kebutuhan masing-masing negara, tidak hanya sekadar tanda tangan dokumen MoU saja," ujar Menaker Hanif.

Beberapa ruang lingkup kerja sama yang akan dibahas lebih lanjut oleh tim teknis kedua negara yaitu, jaminan sosial, perlindungan tenaga kerja migran, serta pelatihan vokasi dalam rangka skills development. Khusus untuk jaminan sosial, pemerintah Azerbaijan diketahui memiliki kebijakan dan standar implementasi yang mengadopsi standar Uni Eropa.

"Untuk itu saya harap pemerintah Azerbaijan dapat sharing knowledge juga pengalaman kepada Pemerintah RI dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan jaminan sosial," katanya.

Untuk pelatihan vokasi untuk generasi muda, kerjasama yang diharapkan yaitu berupa investasi pelatihan kerja di Indonesia. Menaker melanjutkan, pemerintah Indonesia, terbuka bagi investasi asing terutama di bidang pelatihan kerja.

Sementara untuk perlindungan penempatan tenaga kerja migran, dalam pertemuan Menaker kembali menegaskan bahwa pemerintah saat ini fokus untuk mengirimkan skilled workers. Upaya peningkatan perlindungan juga terus dilakukan baik melalui perundingan bilateral maupun dalam forum multilateral.

"Melalui kerja sama ini, saya harap pemerintah Azerbaijan dapat mendukung kebijakan pemerintah RI dalam hal perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja migran di negara-negara penempatan," ungkapnya.

Dalam pertemuan juga dibahas mengenai dukungan Indonesia dalam rencana pendirian Statue OIC Labor Centre di Baku, Azerbaijan yang akan diresmikan tahun ini. Turut hadir dalam pertemuan Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia, Tamerlan Qarayev, dan jajaran pejabat Kemnaker. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP