Ibunda Satia, Bocah Obesitas di Karawang Tolak Anaknya Dioperasi

Sabtu, 6 Juli 2019 00:04 Reporter : Bram Salam
Ibunda Satia, Bocah Obesitas di Karawang Tolak Anaknya Dioperasi Satia Bocah Obesitas Asal Karawang. ©2019 Merdeka.com/Bram Salam

Merdeka.com - Ibu kandung Satia Putra, bocah obesitas asal Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang, Komariah, menyatakan keberatan jika anaknya menjalani operasi untuk proses penurunan berat badan.

"Sebagai orangtua saya tidak terima apabila dalam proses kesembuhan yang dialami anak saya dilakukan tindakan medis berupa operasi," kata Komariyah, Jum'at (6/7).

Dia menjelaskan alasan penolakan upaya tindakan medis operasi terhadap Satia. Diantaranya rasa takut kehilangan anak bungsunya, jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

"Saya lebih menyayangi anak bungsu saya dan kedua usianya masih anak-anak jadi kasihan," tambah Komariah.

Komariah berharap anaknya bisa sembuh dari obesitas yang dideritanya. Namun tidak melalui tindakan medis berupa operasi pemotongan usus.

"Kalau memang ada cara pengobatan lain, selain operasi medis, mungkin itu yang dipinta," ujarnya.

Bobot badan Satia Putra (7) saat ini mencapai 101 kilogram. Kondisi Satia cukup mengkhawatirkan, diantaranya sulit untuk bergerak. Bahkan keluarga juga kesulitan untuk mencarikan pakaian karena badannya yang terus membesar.

"Untuk pakaian seperti kaos harus mencari ukuran dewasa yang bobot badannya gede seperti ukuran XXXL," jelas Komariyah.

Komariyah, yang sempat menjadi TKW di Arab Saudi pada Tahun 1996 hingga 2002, menerangkan dari 4 anaknya hanya si bungsu Satia Putra yang mengalami kegemukan ekstrim. Mengingat tiga kakaknya meski gemuk tetapi masih dalam kategori normal.

Dia juga mengatakan tidak ada keturunan dari dirinya maupun suami, terkait obesitas yang diderita anaknya tersebut.

"Tidak ada faktor keturunan dari saya maupun bapaknya," katanya. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Obesitas
  2. Gemuk
  3. Kesehatan Anak
  4. Karawang
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini