Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya sependapat dengan Menko PM Muhaimin Iskandar yang menyerukan tobat nasional. Hal ini menyikapi rangkaian bencana di berbagai daerah.
“Seluruh bangsa kita bertobat lah karena firman Allah itu wama ashobaka min musibatin fa bima kasabat aidikum,” ujar Gus Yahya di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (3/12).
Menurutnya, berbagai musibah terjadi akibat kesalahan manusia sendiri.
“Musibah apapun yang menimpa kamu itu pasti karena kamu punya salah. Nah mari kita bertobat. Kita semua bertobat,” lanjutnya.
Advertisement
Sebelumnya, Menko PMK Muhaimin Iskandar menyebut telah mengirim surat ke sejumlah menteri, di antaranya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurrofiq.
Surat itu berisi ajakan untuk melakukan evaluasi menyeluruh atas kebijakan pemerintah terkait banjir yang melanda Sumatra.
“Sebagai wujud komitmen dan kesungguhan kita sebagai pemerintah. Bahasa NU-nya, Tobat Nasuha. Itu kuncinya,” kata Cak Imin dalam sebuah acara di Bandung, Senin (1/12).
Ia menekankan bahwa evaluasi total diperlukan agar bencana berulang tiap akhir tahun dapat dicegah.
“Ini siklus tahunan ya di musim November–Desember harus dievaluasi total sehingga November nanti tidak terjadi lagi,” tambahnya.