Gubernur Papua Matius D. Fakhiri memberikan bantuan dana sebesar Rp3 miliar untuk pembangunan Kantor Klasis Port Numbay di Kota Jayapura. Bantuan Gubernur Papua untuk Kantor Klasis ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan sarana pelayanan keagamaan. Dana tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pembangunan gedung yang vital bagi umat di wilayah tersebut.
Penyerahan bantuan ini dilakukan belum lama ini dalam sebuah kegiatan di kawasan Taman Imbi, Kota Jayapura. Kehadiran fasilitas keagamaan yang representatif dianggap krusial untuk menunjang kehidupan spiritual dan sosial masyarakat setempat. Pembangunan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa pembangunan fasilitas gereja bukan hanya tanggung jawab panitia pelaksana. Namun, proyek ini juga memerlukan dukungan kolektif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Partisipasi aktif dari seluruh jemaat juga sangat diharapkan agar proyek ini dapat selesai sesuai target pada Oktober 2026.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Pemerintah Daerah dalam Penguatan Pelayanan Keagamaan
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri secara tegas menyatakan komitmen pemerintah daerah terhadap pembangunan sarana keagamaan. Ia menyerahkan Bantuan Gubernur Papua untuk Kantor Klasis Port Numbay senilai Rp3 miliar. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial di wilayahnya.
Fakhiri menekankan bahwa "Pembangunan fasilitas gereja tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia, namun juga memerlukan dukungan bersama, termasuk pemerintah daerah," katanya. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara berbagai pihak. Tujuannya adalah untuk memastikan fasilitas keagamaan dapat berfungsi optimal dan melayani jemaat dengan baik.
Menurut Gubernur, peran gereja di Papua sangat vital dalam membangun kehidupan spiritual dan sosial masyarakat. Fasilitas yang memadai akan memperkuat pembinaan umat. Ini juga akan menunjang pelayanan kepada jemaat di wilayah Port Numbay secara lebih efektif.
Advertisement
Advertisement
Peran Strategis Kantor Klasis dan Partisipasi Jemaat
Keberadaan Kantor Klasis Port Numbay yang representatif memiliki peran strategis yang sangat penting. Hal ini akan secara signifikan menunjang pelayanan kepada jemaat. Selain itu, fasilitas ini akan memperkuat pembinaan umat di wilayah Port Numbay secara menyeluruh.
Gubernur Fakhiri menambahkan bahwa "Keberadaan kantor klasis yang representatif akan menunjang pelayanan kepada jemaat dan memperkuat pembinaan umat di wilayah Port Numbay," ujarnya. Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk berpartisipasi aktif. Semangat gotong royong sangat dibutuhkan dalam percepatan penyelesaian pembangunan gedung ini.
Fakhiri juga menyoroti kedekatan gereja dengan dunia pendidikan. "Apalagi kedekatan dengan dunia pendidikan berbasis gereja yang menurut saya bakal turut membentuk nilai kepemimpinan sejak usia dini," katanya. Ini menunjukkan visi jangka panjang untuk pembentukan karakter dan nilai kepemimpinan pada generasi muda melalui institusi keagamaan.
Advertisement
Advertisement
Progres Pembangunan dan Harapan Penyelesaian Tepat Waktu
Progres pembangunan Kantor Klasis Port Numbay saat ini telah mencapai sekitar 60 persen. Meskipun demikian, proyek ini masih membutuhkan tambahan anggaran yang signifikan. Dana tersebut diperlukan untuk menyelesaikan seluruh tahapan konstruksi hingga tuntas.
Penyelesaian pembangunan gedung ini direncanakan rampung pada Oktober 2026. Untuk mencapai target tersebut, dukungan dari semua pihak sangat diharapkan. Masyarakat juga diimbau untuk terus memberikan partisipasi dan kontribusi demi kelancaran proyek ini.
Gubernur Fakhiri menyatakan, "Untuk itu dukungan dari semua pihak serta masyarakat diharapkan dapat mempercepat terwujudnya fasilitas pelayanan gereja yang layak bagi umat di Kota Jayapura," ujarnya. Bantuan Gubernur Papua untuk Kantor Klasis ini menjadi pemicu semangat. Fasilitas yang layak akan segera tersedia bagi umat di Kota Jayapura, mendukung kegiatan keagamaan dan sosial mereka.
Advertisement
Sumber: AntaraNews