Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah merupakan momentum krusial untuk mempererat tali silaturahmi. Perayaan ini sekaligus menjadi kesempatan memperkokoh fondasi persaudaraan antar sesama warga di Bumi Etam. Pesan ini disampaikan Gubernur Rudy Mas'ud saat pelaksanaan shalat Idul Fitri di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center, Samarinda, pada Sabtu.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Rudy Mas'ud menyoroti keberagaman suku dan agama yang sangat kaya di Kalimantan Timur. Beliau meyakini kerukunan yang terjaga bukan sekadar tradisi, melainkan kekuatan utama dalam mengakselerasi pembangunan daerah. Oleh karena itu, sinergi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan nasional.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji turut hadir melaksanakan shalat Id bersama ribuan jemaah di Masjid Nurul Mu’minin. Kehadiran Wagub ini menegaskan komitmen pemerintah untuk selalu hadir mendampingi warga. Seno Aji juga mengajak masyarakat untuk mendukung penuh program pembangunan daerah, terutama sinergi dengan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang diharapkan mampu mendongkrak ekonomi lokal.
Advertisement
Advertisement
Idul Fitri: Simbol Kemenangan dan Penguat Persaudaraan di Kaltim
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud menekankan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan seremonial semata. Lebih dari itu, Idul Fitri merupakan simbol kemenangan sejati yang merefleksikan kematangan pribadi, keikhlasan, serta kepedulian sosial yang mendalam. Beliau berpesan agar nilai-nilai spiritual yang telah ditempa selama bulan suci Ramadhan dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh masyarakat.
Rudy Mas'ud juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak membiarkan pemimpin berjalan sendiri dalam mengemban amanah. “Mohon doa agar para pemimpin diberi kekuatan dan kesehatan dalam menjalankan amanah sesuai peraturan perundang-undangan,” ujar Rudy Mas’ud. Ajakan ini menunjukkan pentingnya dukungan dan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap kebijakan pembangunan yang dilakukan pemerintah.
Keberagaman suku dan agama di Kalimantan Timur, yang disebut sebagai Bumi Etam, merupakan anugerah besar. Gubernur Rudy Mas'ud meyakini bahwa kerukunan yang telah lama terjaga di tengah masyarakat bukan hanya tradisi, melainkan fondasi kokoh untuk mengakselerasi pembangunan. Persaudaraan yang kuat ini menjadi modal sosial yang tak ternilai harganya bagi kemajuan Kalimantan Timur.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Pembangunan dan Dukungan IKN untuk Kemajuan Kaltim
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyatakan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan yang berkeadilan di seluruh wilayah. Komitmen ini mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta memperkuat kesejahteraan masyarakat secara luas. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat Kaltim yang lebih mandiri dan sejahtera.
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji secara khusus menyoroti pentingnya sinergi dengan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, IKN berpotensi besar untuk mendongkrak ekonomi lokal dan membawa dampak positif bagi pembangunan daerah secara keseluruhan. Beliau mengajak masyarakat untuk mendukung penuh program pembangunan daerah yang selaras dengan visi nasional ini.
Seno Aji juga mengingatkan bahwa Idul Fitri adalah pengingat bagi semua pihak untuk menjaga semangat gotong royong. Semangat ini sangat penting dalam membangun Kalimantan Timur yang lebih maju dan sejahtera. Wakil Gubernur juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam pelayanan publik selama masa jabatannya, menunjukkan sikap akuntabilitas pemerintah kepada rakyat.
Advertisement
Advertisement
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H di Kaltim Berjalan Lancar
Pelaksanaan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di berbagai titik di Kalimantan Timur terpantau tertib dan lancar. Hal ini berkat dukungan pengamanan yang optimal dari aparat kepolisian serta instansi terkait. Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan shalat Id, seperti yang terlihat di Islamic Center Samarinda.
Di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center, shalat Id dipimpin oleh Ustaz H Abdullah Al Makki sebagai imam. Sementara itu, H Zurqoni bertindak sebagai khatib yang menyampaikan pesan-pesan inspiratif kepada jemaah. Pesan-pesan tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi dan pencerahan bagi umat Muslim di Kalimantan Timur.
Kehadiran para pemimpin daerah, baik Gubernur maupun Wakil Gubernur, dalam pelaksanaan shalat Id bersama masyarakat menunjukkan kedekatan pemerintah dengan rakyatnya. Momen ini memperkuat ikatan emosional antara pemimpin dan warga. Hal ini sejalan dengan budaya kebersamaan yang harus terus dipupuk demi mewujudkan Kalimantan Timur yang damai dan kondusif.
Advertisement
Sumber: AntaraNews