Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, secara simbolis menyalurkan empat ton zakat fitrah kepada mustahik atau orang-orang yang berhak menerima. Penyerahan zakat ini berlangsung di Masjid Raya Baiturrahman Kota Semarang pada Jumat malam.
Kegiatan mulia ini menjangkau sekitar 2.000-an mustahik, memastikan bahwa kebahagiaan Idul Fitri dapat dirasakan oleh lebih banyak lapisan masyarakat. Selain zakat fitrah, turut dibagikan pula hasil fidiah, infak, sedekah, dan zakat mal yang telah terkumpul.
Inisiatif ini tidak hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi simbol kepedulian pemerintah daerah. Gubernur Luthfi berharap agar para penerima zakat tahun depan dapat beralih menjadi pembayar zakat, menunjukkan peningkatan kesejahteraan.
Advertisement
Advertisement
Penyaluran Zakat untuk Ribuan Mustahik
Penyerahan zakat fitrah yang dipimpin oleh Gubernur Ahmad Luthfi ini merupakan bagian dari tradisi tahunan di Jawa Tengah. Acara tersebut berpusat di Masjid Raya Baiturrahman Kota Semarang, sebuah lokasi yang memiliki nilai historis dan religius bagi warga setempat.
Jumlah zakat fitrah yang disalurkan mencapai empat ton, sebuah angka yang signifikan untuk membantu ribuan keluarga. Selain zakat fitrah, panitia juga mendistribusikan berbagai bentuk sedekah lain, seperti fidiah, infak, dan zakat mal, yang terkumpul dari para muzaki.
Gubernur Luthfi menyampaikan apresiasi kepada para muzaki yang telah menunaikan kewajibannya. Ia berharap agar amal baik ini menjadi pahala yang berlipat ganda bagi para pemberi zakat, serta membawa berkah bagi para penerima.
Advertisement
“Semoga ini menjadi amal saleh dan salehah (para muzaki). Semoga tahun depan (yang saat ini menerima zakat) sudah bisa membayar zakat, tidak menerima zakat lagi,” ujar Gubernur Ahmad Luthfi, menyampaikan harapannya. Pernyataan ini menegaskan visi jangka panjang untuk peningkatan taraf hidup masyarakat.
Advertisement
Zakat sebagai Pilar Kesejahteraan dan Penurunan Kemiskinan
Gubernur Ahmad Luthfi menekankan bahwa zakat fitrah adalah kewajiban agama bagi setiap umat Islam. Lebih dari itu, zakat juga berfungsi sebagai sarana penyucian diri dan pemerataan kesejahteraan sosial di masyarakat.
Melalui penyaluran zakat, kebahagiaan Idul Fitri diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama kaum dhuafa dan fakir miskin. Ini sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menanggulangi masalah kemiskinan.
Dalam satu tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menunjukkan komitmen kuat dalam menurunkan angka kemiskinan. Data menunjukkan adanya penurunan signifikan dalam persentase penduduk miskin di wilayah tersebut.
Advertisement
Angka kemiskinan di Jawa Tengah per September 2025 tercatat sekitar 9,39 persen, menurun dari 9,48 persen pada Maret 2025. Penurunan ini mencerminkan keberhasilan program-program pemerintah provinsi, termasuk peran aktif dalam distribusi zakat, dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Advertisement
Tradisi Tahunan dan Peran YPKPI Masjid Raya Baiturrahman
Kegiatan penyaluran zakat fitrah secara simbolis oleh gubernur ini bukanlah hal baru di Jawa Tengah. Ketua Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman Kota Semarang, Ahmad Darodji, menjelaskan bahwa ini adalah tradisi yang telah berlangsung lama.
Tradisi ini telah ada sejak era Gubernur Ismail, di mana penyerahan zakat secara simbolis selalu dilakukan oleh gubernur yang menjabat. Hal ini menunjukkan kesinambungan kepedulian pemimpin daerah terhadap kesejahteraan warganya.
YPKPI Masjid Raya Baiturrahman berperan sentral dalam mengumpulkan zakat fitrah, fidiah, infak, sedekah, dan zakat mal. Organisasi ini memastikan bahwa dana yang terkumpul didistribusikan secara tepat sasaran kepada lebih dari 2.000 penerima zakat.
Advertisement
Peran aktif YPKPI dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadikan penyaluran zakat ini sebagai agenda rutin yang dinantikan. Ini juga memperkuat ikatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri.
Sumber: AntaraNews