Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-74 kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Ucapan ini disampaikan di Jakarta pada Jumat (17/10), bertepatan dengan hari ulang tahun Kepala Negara. Muhaimin turut mendoakan kesehatan dan kebijaksanaan bagi Presiden dalam memimpin bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Menko Muhaimin turut mengenang wejangan filosofi seorang pendekar yang kerap diajarkan oleh Presiden Prabowo. Filosofi ini menekankan pentingnya menggunakan kekuatan dan ilmu untuk membela mereka yang lemah serta tidak berdaya. Hal ini menjadi cerminan nyata dari kepemimpinan Prabowo selama ini.
Menurut Muhaimin, ajaran tersebut telah merefleksikan kepemimpinan Presiden Prabowo yang tulus dan tanpa pamrih. Ia melihat adanya cinta tanah air yang mendalam di setiap langkah pengabdian Prabowo. Konsistensi dalam membela yang lemah menjadi nilai inti kepemimpinan Presiden.
Advertisement
Advertisement
Menko Abdul Muhaimin Iskandar menyoroti konsistensi Presiden Prabowo Subianto dalam mengajarkan prinsip membela yang lemah. "Seperti filosofi seorang pendekar yang pernah diajarkan Bapak Presiden Prabowo. Ilmu yang dimiliki seorang pendekar harus dipakai untuk membela yang lemah. Membela yang tidak mampu membela dirinya sendiri," kata Menko Muhaimin Iskandar. Prinsip ini menjadi landasan utama bagi setiap individu yang memiliki kekuatan.
Prabowo Subianto, sebagai pemimpin negara, diyakini menerapkan filosofi ini dalam setiap kebijakan dan langkahnya. Muhaimin menambahkan bahwa hal tersebut merefleksikan kepemimpinan Presiden Prabowo yang tulus dan tanpa pamrih. Tujuannya adalah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara menyeluruh.
Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa ia dan jajarannya belajar banyak dari Presiden Prabowo. "Kami belajar kalau di setiap langkah pengabdian Bapak ada arti cinta kepada tanah air, tanpa pamrih, tanpa lelah, dan membela yang lemah," ujarnya. Dedikasi ini menunjukkan komitmen kuat terhadap negara dan rakyatnya.
Advertisement
Advertisement
Dalam rangka hari ulang tahun Presiden Prabowo Subianto yang ke-74, Menko Muhaimin Iskandar menyampaikan ucapan selamat dan doa terbaik. Ia mendoakan agar Kepala Negara senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Doa ini penting untuk kelancaran tugas-tugas kenegaraan.
"Selamat ulang tahun Bapak Presiden Prabowo Subianto. Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan umur panjang, kebijaksanaan, dan kekuatan kepada Bapak Presiden," kata Menko Muhaimin. Ucapan ini menjadi salah satu dari banyak doa yang mengalir dari berbagai kalangan.
Hari ulang tahun Presiden Prabowo Subianto pada 17 Oktober ini memang menjadi momen spesial. Beragam ucapan dan doa telah mengalir dari berbagai pihak, mulai dari tokoh nasional hingga pimpinan kementerian dan lembaga negara. Hal ini menunjukkan apresiasi dan dukungan luas terhadap kepemimpinan beliau.
Advertisement
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto lahir di Jakarta pada tanggal 17 Oktober 1951, menjadikannya genap berusia 74 tahun. Beliau adalah putra dari pasangan Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Marie Sigar. Ayahnya, Soemitro, dikenal sebagai ekonom dan politikus terkemuka di Indonesia.
Soemitro Djojohadikusumo pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan dan Industri, Menteri Keuangan, serta Menteri Riset pada era Presiden Soekarno dan Presiden Soeharto. Latar belakang keluarga ini memberikan pengaruh besar pada perjalanan hidup Prabowo.
Anak ketiga dari empat bersaudara ini memiliki dua kakak perempuan, Biantiningsih Miderawati dan Maryani Ekowati, serta satu adik laki-laki, Hashim Djojohadikusumo. Prabowo menikah dengan Siti Hediati Hariyadi, putri Presiden ke-2 RI Soeharto, dan dikaruniai seorang anak bernama Ragowo Didiet Hediprasetyo.
Advertisement
Presiden Prabowo telah menjadi tokoh penting dalam perjalanan sejarah militer dan politik Indonesia. Kini, ia menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden, melanjutkan pengabdiannya kepada negara.
Sumber: AntaraNews