Sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel menuai kecaman global. Kecaman juga datang dari Indonesia seperti yang disuarakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan menggelar aksi protes. Ribuan masa simpatisan PKS terpantau memadati halaman seberang kedutaan besar Amerika Serikat. Dipimpin sejumlah ustaz dan petinggi PKS, partai berlambang bulan dan padi itu memprotes keras sikap Donald Trump.Presiden PKS Sohibul Iman meminta pemerintah Indonesia mengambil langkah tegas dengan berkoordinasi dengan negara-negara OKI untuk mengambil sikap global terhadap Donald Trump."PKS terus mendorong agar Pemerintah Republik Indonesia lebih proaktif mendesak negara-negara anggota OKI dan Dewan Keamanan PBB serta masyarakat Internasional untuk segera meresponsnya dengan tindakan politik dan diplomatik yang lebih tegas dan nyata dalam menyelamatkan bangsa Palestina dari penjajahan Israel dan kolaboratornya, yakni Amerika Serikat," ujar Sohibul, Minggu (10/12).Dia juga menuntut agar Presiden Amerika Serikat itu segera menarik pernyataannya mengenai ibu kota Israel di Jerusalem. Sohibul beralasan, pernyataan Donald telah melanggar tiga resolusi PBB."Tiga resolusi PBB itu ada pada No 242 tahun 1967, No 478 tahun 1980, dan No 2334 tahun 2016," tukasnya."PKS juga mendukung segala upaya Pemerintah Republik Indonesia dan seluruh Organisasi Masyarakat Indonesia untuk terus memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina agar memperoleh kemerdekaan dan hak penguasaan atas kota Yerusalem (Al-Quds)," tandasnya.
Gelar demo di Kedubes AS, PKS minta sikap nyata pemerintah soal Yerusalem
Gelar demo di Kedubes AS, PKS minta sikap nyata pemerintah soal Yerusalem. Presiden PKS Sohibul Iman meminta pemerintah Indonesia mengambil langkah tegas dengan berkoordinasi dengan negara-negara OKI untuk mengambil sikap global terhadap Donald Trump.
Advertisement
Rekomendasi