Sebuah video aksi tawuran pelajar di area sekitaran Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta viral di media sosial. Dalam video itu terlihat sekelompok pelajar yang berkonvoi dengan sepeda motor mendatangi sekolah lain dan menyerangnya.
Salah seorang saksi mata bernama Yono mengatakan kejadian tawuran pelajar ini terjadi sekitar pukul 10.00 Wib. Kejadian saat para pelajar sedang jam istirahat.
"Tadi rombongan sepeda motor datang dari arah selatan sekitar jam 10.00 Wib. Pas jam istirahat. Rombongan sekitar 20 motor. Ada yang bawa sabuk sama gir tadi," kata Yono.
Yono menerangkan jika ada satu pengemudi sepeda motor yang tercecer dari rombongan. Kemudian pengemudinya menjadi sasaran serangan pelajar yang sekolahnya didatangi.
"Ada yang luka tadi. Dari sekolah lain kayaknya yang luka," terang Yono.
Sementara itu Ps Kasi Humas Polresta Yogyakarta Iptu Dani Hasan membenarkan adanya penyerangan dan provokasi dari serombongan pelajar kepada pelajar dari sekolah lain.
Dani menceritakan rombongan pelajar dengan sepeda motor diduga melakukan penyerangan dan provokasi dua sekolah yang berbeda.
"Hari Selasa (5/5) sekitar pukul 10.00 Wib salah satu SMK di daerah Umbulharjo, Kota Yogyakarta telah terjadi pelemparan batu dari rombongan pelajar yang belum diketahui identitasnya," tutur Dani.
Usai melakukan pelemparan batu, rombongan pelajar ini berusaha masuk ke dalam sekolah namun pintu gerbang berhasil ditutup oleh petugas keamanan di sekolah itu. Para pelajar ini kemudian hanya menggedor-gedor pintu gerbang.
Advertisement
Setelahnya, rombongan pelajar ini berpindah ke SMK lain yang berada di daerah Stadion Mandala Krida. Rombongan pelajar bersepeda motor itu menyerang rombongan pelajar lain yang sedang berada di depan sekolah.
Advertisement
Dani menambahkan saat melakukan penyerangan ini salah satu sepeda motor terjatuh. Kemudian baik pengemudi sepeda motor dan pemboncengnya diamankan oleh pihak kepolisian dari Polsek Umbulharjo.
"Diamankan dua orang pelajar. Satu pengemudi motor dan satu pembonceng," tutup Dani.