Pantauan udara memperlihatkan kondisi perumahan subsidi Villa Kencana Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (7/6/2024). Perumahan yang diresmikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada tahun 2017 untuk masyarakat berpenghasilan rendah itu kini tampak terbengkalai. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Advertisement
Dari luar bangunan, terlihat banyak kerusakan seperti cat oranye yang mengelupas, pintu kayu yang rapuh dan kusam hingga tembok-tembok yang retak. Bahkan, ada rumah yang pintunya sudah copot. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Jika melihat kedalam, rumah subsidi ini memiliki 2 kamar dan 1 kamar mandi. Kondisi rumah-rumah tersebut sangat kotor tidak terurus. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Beberapa rumah di komplek tersebut masih ada stiker dengan tulisan 'KPR Bersubsidi Pemerintah Republik Indonesia'. Di bawahnya terlihat logoa Kementerian PUPR dan Bank BTN. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Advertisement
Sementara, rumput dan ilalang juga menjulang tinggi menghiasi area luar rumah-rumah tak berpenghuni itu. Bahkan, tanaman liar tampak merambat hingga bagian atap. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Di perumahan tersebut memang ada sejumlah warga yang tinggal. Namun, dalam satu blok hanya satu atau dua rumah saja yang dihuni. Sedangkan sisanya banyak kosong tidak terurus. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Advertisement
Dalam kesempatan ini, perseroan menggandeng PT Arrayan Bekasi Development menyediakan rumah tapak (landed house) murah bagi kalangan MBR. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Melalui kemitraan ini, kalangan MBR bisa memiliki rumah tapak dengan uang muka (down payment/DP) sekitar Rp1,12 juta dan cicilan sekitar Rp 800.000 per bulan. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Proyek rumah tapak Villa Kencana Cikarang tersebut rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 105 hektar di Bekasi. Secara total, rumah yang akan dibangun mencapai sekitar 8.749 unit yang diperuntukkan bagi kalangan MBR. Peresmian proyek ini langsung dihadiri Presiden Jokowi. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Advertisement