Tim penyelamat dengan menggunakan anjing pelacak mencari korban banjir di Batang Toru, Sumatera Utara, Indonesia, Rabu (03/12/2025).
AP/Binsar Bakkara) (AP/Binsar Bakkara)
Tim penyelamat terus menyisir kawasan terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Batang Toru, Sumatera Utara, pada Rabu (3/12/2025). Upaya pencarian dilakukan dengan bantuan anjing pelacak untuk menemukan warga yang masih hilang setelah bencana besar melanda Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh pada akhir November 2025.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor per pukul 11.48 WIB hari ini, jumlah korban meninggal tercatat meningkat menjadi 753 orang. Selain itu, 650 orang masih dinyatakan hilang, sementara sekitar 2.600 warga mengalami luka-luka akibat kuatnya terjangan banjir bandang dan material longsor.
Upaya penyelamatan dan pendataan korban masih berlangsung di sejumlah titik yang sulit dijangkau.
Tim penyelamat dengan menggunakan anjing pelacak mencari korban banjir di Batang Toru, Sumatera Utara, Indonesia, Selasa (02/12/2025).
AP/Binsar Bakkara) AP/Binsar Bakkara
Tim penyelamat dengan menggunakan anjing pelacak mencari korban banjir di Batang Toru, Sumatera Utara, Indonesia, Selasa (02/12/2025).
AP/Binsar Bakkara) AP/Binsar Bakkara
Tim penyelamat dengan menggunakan anjing pelacak mencari korban banjir di Batang Toru, Sumatera Utara, Indonesia, Rabu (03/12/2025).
AP/Binsar Bakkara) AP/Binsar Bakkara
Tim penyelamat dengan menggunakan anjing pelacak mencari korban banjir di Batang Toru, Sumatera Utara, Indonesia, Selasa (02/12/2025). AP/Binsar Bakkara