Pantai Kili-Kili yang berlokasi di Desa Wonocoyo, Kabupaten Trenggalek, merupakan rumah bagi penyu untuk bertelur.
Advertisement
Advertisement
Penyu biasanya bertelur di sekitar bulan Mei-Agustus. Pada periode tersebut, masyarakat Desa Wonocoyo pun sering menemukan sarang telur penyu di sepanjang garis pantai.
Telur penyu yang ditemukan selanjutnya akan dikumpulkan untuk nantinya ditetaskan. Selanjutnya, bayi penyu yang biasa disebut tukik akan dirawat sebelum akhirnya dilepasliarkan kembali ke lautan.
Penyu laut yang biasa ditemukan di Pantai Kili-Kili ada empat jenis yaitu Penyu Lekang, Penyu Hijau, Penyu Sisik, dan Penyu Belimbing. Dari keempat jenis itu, Penyu Belimbing merupakan yang paling besar. ukurannya mencapai 2 meter dan beratnya 700-800 kg.
Advertisement
Advertisement
Pantai Kili-Kili sebenarnya merupakan pantai yang gersang dan panas. Tak banyak warga yang mengunjungi pantai itu, terutama pada siang hari.
Namun sejak berubah menjadi konservasi penyu, Pantai Kili-Kili berubah menjadi sejuk dan rindang.
Pemerintah dan masyarakat setempat bahu-membahu menanam pohon mangrove di Pantai Kili-Kili. Bukan hanya itu, ada pula pohon cemara laut, pandan, kelapa, ketapang, dan sebagainya.
Advertisement
Pantai Kili-Kili masuk nominasi penghargaan Program Kampung Perubahan Iklim (Proklim) pada 25 Agustus 2023 lalu. Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan bahwa destinasi Pantai Kili-Kili selama ini memiliki seluruh kriteria Proklim.
Advertisement
Dia juga mengatakan, selain aspek lingkungan yang terjaga, konservasi penyu di sana juga menjadi salah satu daya tarik wisatawan.
Pada momentum tertentu, para wisatawan juga dapat melihat prosesi pelepasliaran tukik atau anak penyu ke laut.
Selain itu, para wisatawan juga dapat belajar tentang sirkulasi kehidupan penyu di taman konservasi Pantai Kili-Kili
Untuk diketahui, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui Fuel Terminal Madiun ikut mendukung penyelamatan lingkungan terutama konservasi penyu di pantai wilayah Trenggalek. Baru-baru ini Pertamina meluncurkan program Eco Tourism Village di Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek.
Program ini merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina sebagai dukungan dalam konservasi penyu,
Advertisement