KPK turut menjerat anak buah Syahrul Yasin Limpo dalam kasus dugaan korupsi di Kementan. Salah satunya adalah Muhammad Hatta selaku Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan.
Advertisement
Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementerian Pertanina (Kementan) Muhammad Hatta tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Jumat (13/10/2023). Dia menyerahkan diri setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di Kementan.
Advertisement
Setibanya di KPK, Muhammad Hatta langsung diperiksa.
"Betul. Yang bersangkutan diperiksa sebagai tersangka," ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (13/10/2023).
Hatta tiba di markas antirasuah sekitar pukul 15.05 WIB. Anak buah Syahrul Yasin Limpo yang mengenakan kemeja merah kotak-kotak itu langsung masuk ke dalam lobi markas antirasuah.
Advertisement
Hatta hanya membisu. Dia tak bersedia memberikan keterangan apapun kepada awak media yang mengerumininya.
Sebelumnya, KPK resmi mengumumkan status mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi berupa pemerasan dalam jabatan dan penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) RI.
Selain Syahrul Yasin Limpo, KPK juga menjerat dua anak buah Syahrul Yasin Limpo, mereka yakni Sekjen Kementan Kasdi Subagyono dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan Muhammad Hatta.