Fakta Unik: Satgas Madago Raya Gencarkan Razia Senpi Handak Poso, Amankan Jalur Rawan Penyelundupan

Satgas Madago Raya Polda Sulteng intensifkan razia senpi handak Poso di empat titik rawan, demi menjaga stabilitas keamanan dan memutus mata rantai radikalisme. Apa saja yang diperiksa?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik: Satgas Madago Raya Gencarkan Razia Senpi Handak Poso, Amankan Jalur Rawan Penyelundupan
Satgas Madago Raya Polda Sulteng intensifkan razia senpi handak Poso di empat titik rawan, demi menjaga stabilitas keamanan dan memutus mata rantai radikalisme. Apa saja yang diperiksa? (Merdeka.com)

Satuan Tugas Operasi Madago Raya Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) baru-baru ini semakin gencar melaksanakan razia barang berbahaya di Kabupaten Poso. Fokus utama razia ini adalah senjata api (senpi) dan bahan peledak (handak) yang berpotensi mengganggu keamanan wilayah.

Kegiatan preventif ini dilaksanakan di empat pos kamtibmas strategis, yaitu Tamanjeka, Kalora, Tabalu, dan Masamba. Lokasi-lokasi ini dianggap sebagai jalur akses penting keluar-masuk Poso yang rawan terhadap penyelundupan barang ilegal.

Menurut Kasatgas III Preventif Operasi Madago Raya Polda Sulteng, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, razia ini merupakan upaya serius untuk menjaga stabilitas keamanan. "Razia ini untuk meningkatkan stabilitas keamanan di wilayah Poso dan sebagai langkah pencegahan dini untuk memutus mata rantai pergerakan kelompok radikalisme," tegasnya.

Empat titik pos kamtibmas yang menjadi fokus utama razia, yakni Tamanjeka, Kalora, Tabalu, dan Masamba, merupakan akses vital di Kabupaten Poso. Titik-titik ini diidentifikasi sebagai jalur rawan penyelundupan barang-barang ilegal, termasuk senpi dan handak, yang dapat dimanfaatkan oleh kelompok radikalisme.

Dalam setiap razia, personel Satgas Madago Raya melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan roda dua dan empat yang melintas. Mereka memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan serta identitas para pengendara, memastikan tidak ada celah bagi pelanggar hukum.

Selain dokumen, pemeriksaan barang bawaan juga menjadi prioritas utama untuk mengantisipasi peredaran bahan peledak, senjata api, atau barang berbahaya lainnya. Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre menegaskan komitmen mereka. "Fokus kami adalah mencegah peredaran senjata api (senpi), bahan peledak (handak), amunisi, maupun barang berbahaya lainnya. Razia ini dilaksanakan secara konsisten," ujarnya.

Pengawasan berlapis ini dinilai sebagai langkah efektif untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Konsistensi dalam razia ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang mencoba menyelundupkan barang-barang terlarang.

Razia yang dilakukan Satgas Madago Raya bukan hanya sekadar penindakan, melainkan juga bagian dari strategi pencegahan dini. Langkah ini dianggap tepat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah Poso.

Polda Sulteng juga aktif melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat sekitar. Tujuannya adalah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Poso, dari ancaman radikalisme.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Penting bagi warga untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan hal-hal yang mencurigakan atau aktivitas yang tidak biasa di sekitar mereka.

Menurut Kombes Pol. Kurniawan, kerja sama antara aparat keamanan dan masyarakat merupakan fondasi utama untuk mewujudkan wilayah yang aman dan kondusif. Polda Sulteng, melalui Operasi Madago Raya, berkomitmen penuh untuk memberantas kelompok radikalisme dan intoleransi, demi menciptakan rasa aman bagi seluruh warga Poso.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi