Fakta Unik Sari Timbul Bali: Dari Limbah Kaca Jadi Spot Foto Instagramable Penuh Seni dan Sejarah

Sari Timbul Bali, destinasi wisata di Gianyar, menawarkan perpaduan seni pahat dan alam yang memukau. Temukan spot foto ikonik dan pelestarian budaya Bali di sini!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik Sari Timbul Bali: Dari Limbah Kaca Jadi Spot Foto Instagramable Penuh Seni dan Sejarah
Sari Timbul Bali, destinasi wisata di Gianyar, menawarkan perpaduan seni pahat dan alam yang memukau. Temukan spot foto ikonik dan pelestarian budaya Bali di sini! (Merdeka.com)

Sari Timbul Glass Factory di Gianyar, Bali, kini menjadi magnet baru bagi para pencari spot foto unik dan pengalaman wisata berbeda. Destinasi ini menawarkan perpaduan harmonis antara keindahan alam dan seni pahat khas Bali yang memukau setiap pengunjung. Berlokasi strategis di Jalan Kedisan Kaja, Sebatu, Tegalalang, tempat ini didirikan oleh seniman I Gede Rediawan.

Belum lama ini, ANTARA bersama Airbnb berkesempatan menjelajahi pesona taman buatan yang kaya akan ornamen artistik tersebut. Daya tarik utamanya adalah desain fotogenik yang tersebar di seluruh area, menjadikannya pilihan ideal untuk diabadikan dan dibagikan di media sosial. Wisatawan dapat menemukan berbagai instalasi seni yang memadukan elemen tradisional dan modern.

Tidak hanya menyajikan keindahan visual, Sari Timbul Bali juga berperan penting dalam pelestarian budaya lokal. Melalui karya seni pahat yang dipamerkan, tempat ini menjadi wadah edukasi sekaligus apresiasi terhadap warisan seni Bali. Pengunjung tidak hanya sekadar berwisata, tetapi juga belajar dan memahami nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Setibanya di Sari Timbul Bali, pengunjung akan langsung disambut dengan pahatan patung kepala Barong berukuran besar yang tampak magis. Patung ini, dikelilingi tanaman hijau, menjadi pintu gerbang menuju keindahan taman buatan yang lebih dalam. Desain unik ini menciptakan kesan pertama yang tak terlupakan bagi siapa saja yang datang.

Di dalam taman, ornamen pahatan dan akar kayu yang dihiasi tanaman hijau serta bromelia tersebar di setiap sudut. Salah satu daya tarik utama adalah patung Kala Rau, yang memiliki filosofi dari Dewi Bulan. Pengunjung dapat duduk di tengah mulut patung ini, berlatar ukiran batu alam dan kolam ikan hias yang mengeluarkan efek asap, menciptakan nuansa fantasi yang sangat instagramable.

Selain Kala Rau, berbagai pahatan patung lain turut memperkaya pengalaman visual di Sari Timbul Bali. Terdapat sosok presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno, yang dinaungi Burung Garuda dari kayu Jati. Patung Garba, Medusa, hingga Dewi Winata dari Sang Garuda juga dapat ditemukan, masing-masing dengan detail artistik yang memukau dan cerita tersendiri.

Lebih dari sekadar destinasi wisata, Sari Timbul Bali berfungsi sebagai ruang pelestarian budaya Bali melalui seni pahat. I Wayan Denny, salah satu tim manajer, menjelaskan bahwa figur dan sejarah yang diangkat berasal dari pewayangan serta cerita rakyat Bali. Ini menunjukkan komitmen tempat tersebut untuk menjaga dan memperkenalkan warisan budaya kepada masyarakat luas.

Uniknya, Sari Timbul Glass Factory juga memanfaatkan limbah kaca dan kayu yang terbengkalai sebagai bahan baku utama karya seninya. Proses pembuatan patung dan instalasi melibatkan seniman-seniman lokal, memberikan mereka wadah untuk berekspresi dan berkarya. “Jadi untuk pemahat patungnya itu orang lokal sini, asli memang dari sini, sayang kalau banyak yang bisa tapi gak di-expose kasih wadah,” kata I Wayan Denny.

Pengunjung tidak hanya dapat menikmati hasil karya seni, tetapi juga menyaksikan langsung proses pembuatannya. Tersedia area di mana pengunjung bisa melihat demonstrasi pembuatan kaca tiup dan pemahatan kayu. Ini menjadikan Sari Timbul Bali tidak hanya estetis, tetapi juga edukatif, menawarkan pengalaman yang mendalam tentang seni dan budaya Bali.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi