Fakta Unik: Porkab Lombok Tengah Jadi Ajang Seleksi PON, Puluhan Atlet Sepatu Roda Bersaing Ketat!
Puluhan atlet sepatu roda dan skateboard beradu kemampuan di Porkab Lombok Tengah, ajang penting menuju Porprov dan PON. Siapa yang akan lolos?
Puluhan atlet sepatu roda dan skateboard dari berbagai kecamatan di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, baru-baru ini unjuk gigi dalam Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) XII 2025. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Lombok Tengah.
Ajang ini tidak hanya menjadi wadah bagi para atlet untuk mengasah kemampuan, tetapi juga berfungsi sebagai persiapan awal menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang. Sebanyak 44 atlet sepatu roda dan 25 atlet skateboard turut serta memeriahkan acara yang berlokasi di Mandalika ini.
Sekretaris Porserosi Lombok Tengah, Lalu Faizul Ulya, menjelaskan bahwa kompetisi ini diikuti oleh perwakilan dari 12 kecamatan di Lombok Tengah. Para atlet diharapkan dapat menunjukkan performa terbaik mereka demi meraih kesempatan melaju ke jenjang yang lebih tinggi.
Ajang Seleksi Menuju Tingkat Nasional
Porkab Lombok Tengah XII 2025 menjadi panggung penting bagi para atlet muda untuk menunjukkan bakat dan potensi mereka. Kompetisi ini secara khusus dirancang untuk menyeleksi dan mempersiapkan atlet-atlet terbaik yang akan mewakili Lombok Tengah di ajang Porprov dan PON.
Lalu Faizul Ulya menegaskan bahwa seluruh peserta berasal dari masing-masing kecamatan di Lombok Tengah. "12 kecamatan sudah terbagi bagi para atlet yang berkompetisi. Baik dari cabang olahraga sepatu roda maupun skateboard," ujarnya.
Antusiasme tinggi terlihat dari jumlah peserta yang mencapai puluhan atlet, menunjukkan minat besar terhadap olahraga sepatu roda dan skateboard di daerah tersebut. Kompetisi ini diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit unggul yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
Tantangan dan Potensi Cabang Olahraga Sepatu Roda
Meskipun memiliki potensi besar, cabang olahraga sepatu roda dan skateboard di Lombok Tengah masih menghadapi tantangan terkait ketersediaan fasilitas. Lalu Faizul Ulya mengakui bahwa venue untuk kedua cabang olahraga ini masih sangat terbatas.
"Kita sangat kurang venue, khususnya sepatu roda dan skateboard," kata Lalu. Keterbatasan ini menjadi pekerjaan rumah bagi Porserosi dan pihak terkait untuk mencari solusi demi pengembangan olahraga ini.
Meski demikian, cabang sepatu roda telah membuktikan diri sebagai salah satu olahraga unggulan di Kabupaten Lombok Tengah. Pada Porprov NTB 2023 lalu, cabang ini berhasil menyumbangkan sembilan medali, sebuah prestasi yang membanggakan.
Dukungan dan Harapan untuk Masa Depan Atlet
Penyelenggaraan Porkab Lombok Tengah diyakini akan membuat atlet semakin matang dalam menghadapi berbagai kejuaraan. Terlebih lagi, venue yang digunakan dalam kompetisi ini juga berpotensi menjadi lokasi untuk Porprov dan PON di masa mendatang.
"Kemarin dari PB Porserosi Pusat sudah melaksanakan survei ke sini dan insyaallah ini akan menjadi venue untuk Porprov dan PON," ungkap Lalu Faizul. Hal ini tentu menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk memberikan penampilan terbaik.
Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk mengembangkan potensi atlet dan menyediakan fasilitas yang memadai. Dengan adanya sinergi yang baik, diharapkan Lombok Tengah dapat terus mencetak atlet-atlet berprestasi di cabang sepatu roda dan skateboard.
Sumber: AntaraNews