Fakta Unik: Kebun Ganja Papua Pegunungan Terkamuflase Tanaman Pangan, Ratusan Batang Dimusnahkan

Tim gabungan berhasil mengungkap empat kebun ganja Papua Pegunungan yang disamarkan dengan tanaman pangan. Ratusan batang pohon ganja dimusnahkan, mengungkap potensi peredaran luas.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik: Kebun Ganja Papua Pegunungan Terkamuflase Tanaman Pangan, Ratusan Batang Dimusnahkan
Tim gabungan berhasil mengungkap empat kebun ganja Papua Pegunungan yang disamarkan dengan tanaman pangan. Ratusan batang pohon ganja dimusnahkan, mengungkap potensi peredaran luas. (Merdeka.com)

Tim gabungan yang terdiri dari Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 751/Vira Jaya Sakti (VJS), Satgas Prayudha, dan Satgas Ketapang berhasil mengungkap empat kebun ganja di Kampung Aldom, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Penemuan signifikan ini menunjukkan keberhasilan operasi intelijen dan penyergapan di wilayah perbatasan. Keempat kebun tersebut terdeteksi di lokasi yang strategis namun tersembunyi dari pantauan umum.

Pengungkapan kebun ganja Papua Pegunungan ini bermula dari kegiatan survei menggunakan drone milik Satgas Ketapang. Drone tersebut mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan di sekitar perkebunan masyarakat, memicu penyergapan gabungan oleh tim. Operasi ini dilakukan dengan cermat untuk memastikan tidak ada celah bagi pelaku untuk melarikan diri.

Dari penyisiran mendalam, tim menemukan kebun ganja yang disamarkan secara cerdik dengan tanaman pangan lokal. Modus operandi ini bertujuan untuk menghindari deteksi aparat keamanan maupun masyarakat sekitar. Penemuan ini menyoroti tantangan dalam memberantas peredaran narkotika di daerah terpencil.

Modus Penyamaran Kebun Ganja di Pegunungan Bintang

Dansatgas Yonif 751/VJS, Letkol Inf Erwan Harliantoro, menjelaskan bahwa kebun ganja tersebut dikamuflase dengan tanaman pangan seperti ubi, sawi, dan jagung. Teknik penyamaran ini membuat kebun sulit terdeteksi oleh aparat atau warga setempat. Penemuan ini menunjukkan tingkat kecerdikan para pelaku dalam menyembunyikan aktivitas ilegal mereka.

Dari laporan yang diterima, sebanyak 297 batang pohon ganja dengan tinggi rata-rata 1,5 meter berhasil diamankan oleh tim. Jumlah ini sangat besar dan mengindikasikan skala operasi yang tidak kecil. Diduga kuat kebun ganja Papua Pegunungan ini telah dikelola dalam waktu yang cukup lama.

Potensi peredaran ganja dari kebun ini diperkirakan sangat luas, mengingat jumlah pohon yang ditemukan. "Dari penyisiran itu ditemukan kebun ganja yang dikamuflase dengan tanaman pangan seperti ubi, sawi, dan jagung, sehingga tidak terdeteksi aparat atau masyarakat," ujar Letkol Inf Erwan Harliantoro. Hal ini menjadi perhatian serius bagi aparat keamanan.

Keberadaan kebun ganja yang tersembunyi di tengah perkebunan warga menunjukkan perlunya peningkatan pengawasan. Aparat keamanan terus berupaya memperketat pengawasan di wilayah perbatasan. Ini dilakukan untuk mencegah aktivitas ilegal serupa terulang kembali di masa mendatang.

Komitmen TNI dalam Pemberantasan Narkotika

Letkol Inf Erwan Harliantoro menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kebun ganja ini merupakan komitmen TNI dalam menjaga wilayah dari segala bentuk ancaman. Ancaman tersebut termasuk narkotika yang berpotensi merusak generasi muda bangsa. TNI memiliki peran ganda dalam menjaga kedaulatan negara.

"TNI tidak hanya menjaga batas negara, tapi juga melindungi masyarakat dari kerusakan moral dan sosial akibat narkoba," kata Letkol Inf Erwan. Pernyataan ini menekankan peran TNI yang komprehensif. Mereka tidak hanya fokus pada aspek fisik keamanan, tetapi juga pada aspek sosial dan moral masyarakat.

Barang bukti berupa pohon ganja yang telah diamankan saat ini akan diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, lokasi keempat kebun ganja tersebut langsung dimusnahkan di tempat. Pemusnahan ini bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan kembali di kemudian hari.

Satgas Yonif 751/VJS dan unsur gabungan TNI lainnya hadir sebagai garda terdepan dalam melindungi masyarakat. Perlindungan ini mencakup ancaman fisik maupun sosial yang tersembunyi di wilayah perbatasan. Mereka terus berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba bagi seluruh warga negara.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi