Fakta Unik Evakuasi Perahu Mogok: Polisi Selamatkan 7 Penumpang Termasuk Pasien Lansia di Laut Tanggamus

Polisi berhasil melakukan evakuasi perahu mogok yang mengangkut tujuh penumpang, termasuk pasien lansia, di perairan Tanggamus. Simak kisah penyelamatan dramatis ini!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik Evakuasi Perahu Mogok: Polisi Selamatkan 7 Penumpang Termasuk Pasien Lansia di Laut Tanggamus
Polisi berhasil melakukan evakuasi perahu mogok yang mengangkut tujuh penumpang, termasuk pasien lansia, di perairan Tanggamus. Simak kisah penyelamatan dramatis ini! (Merdeka.com)

Sebuah insiden mendebarkan terjadi di perairan Pekon Waynipah, Tanggamus, Lampung, pada Rabu sore, 27 Agustus, ketika sebuah perahu kayu ketinting mengalami mogok di tengah laut. Peristiwa ini memicu respons cepat dari personel Polsek Pematang Sawa, Polres Tanggamus, Polda Lampung.

Tujuh orang penumpang perahu tersebut, termasuk seorang pasien lansia bernama Lamkari (68) yang menderita sesak napas dan seorang tenaga medis bernama Mila Fatmasari, berhasil dievakuasi dengan selamat. Mereka sedang dalam perjalanan merujuk pasien ke Rumah Sakit Panti Secanti Gisting saat perahu mengalami kendala mesin.

Tim kepolisian yang dipimpin oleh Kapolsek Pematang Sawa, Ipda Ahmad Rais, kebetulan melintas usai melaksanakan kegiatan di Pekon Tampang Muda dan segera mengambil tindakan penyelamatan. Kejadian ini menjadi sorotan akan pentingnya kesiapan alat transportasi laut, terutama saat membawa penumpang dengan kondisi darurat.

Peristiwa evakuasi perahu mogok ini bermula sekitar pukul 16.30 WIB ketika perahu kayu yang ditumpangi tujuh orang tersebut terombang-ambing di tengah laut. Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko membenarkan bahwa perahu tersebut mengalami kerusakan pada kipas pendorong yang lepas, menyebabkan mesin tidak berfungsi.

Melihat kondisi darurat tersebut, tim Polsek Pematang Sawa yang menggunakan perahu viber langsung bergerak cepat. Tanpa ragu, mereka mendekati perahu yang bermasalah dan menariknya menggunakan tali tambang. Proses penarikan ini dilakukan dengan hati-hati menuju pesisir pantai Waynipah untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang.

Setibanya di darat, pasien lansia, Lamkari, segera dipindahkan ke kendaraan roda empat yang telah disiapkan. Ia langsung dibawa menuju Rumah Sakit Panti Secanti Gisting untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Seluruh penumpang perahu, termasuk tenaga medis Mila Fatmasari, dipastikan dalam kondisi baik dan tidak mengalami cedera.

Mila Fatmasari, tenaga medis yang berada di perahu tersebut, mengungkapkan kecemasannya saat perahu mendadak macet. “Di pertengahan jalan saat merujuk pasien, perahu macet dan kami terombang-ambing hampir satu jam di laut dengan ombak yang cukup besar," ujarnya. Ia sangat bersyukur rombongan Kapolsek Pematang Sawa melintas dan memberikan pertolongan.

Insiden evakuasi perahu mogok ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pemilik dan operator perahu di wilayah Tanggamus. Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko menekankan pentingnya pemeriksaan rutin terhadap kondisi perahu sebelum berlayar. Kesiapan mesin dan kelayakan perahu secara keseluruhan adalah faktor krusial untuk mencegah kejadian serupa.

Pihak kepolisian mengimbau agar para pemilik perahu, baik untuk keperluan pribadi maupun yang digunakan untuk mengangkut penumpang, selalu memastikan bahwa perahu motor mereka dalam kondisi prima. Hal ini mencakup pemeriksaan mesin, baling-baling, dan kelengkapan keselamatan lainnya seperti pelampung dan alat komunikasi.

Dengan adanya tindakan cepat dari Polsek Pematang Sawa, insiden yang berpotensi membahayakan nyawa ini dapat diatasi dengan baik. Kejadian ini juga menjadi contoh nyata sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat di perairan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi