Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, telah mengumumkan pengerahan besar-besaran. Sebanyak 598 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan ajang balap sepeda Tour de EnTeTe. Kesiapan ini demi kelancaran acara di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Personel gabungan tersebut berasal dari unsur TNI-Polri dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Mereka akan fokus menjaga keamanan serta kenyamanan peserta dan pengguna jalan lainnya. Apel pengecekan pasukan telah dipimpin oleh Kapolres di Polres Manggarai Barat pada Minggu lalu.
Pengamanan ini bertujuan krusial untuk memastikan suksesnya event internasional tersebut. Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) menjadi tuan rumah penting. Seluruh elemen masyarakat diharapkan turut serta mendukung kelancaran acara pengamanan Tour de EnTeTe ini.
Advertisement
Advertisement
AKBP Christian Kadang menegaskan bahwa pengerahan ratusan personel gabungan ini untuk menjamin keamanan. Mereka akan memastikan kenyamanan maksimal bagi para peserta lomba sepeda internasional. Kesiapan pengamanan Tour de EnTeTe ini menjadi prioritas utama demi citra Labuan Bajo.
Personel gabungan terdiri dari Polres Manggarai Barat, Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda NTT, dan tiga Polsek jajaran. Polsek Lembor, Polsek Sano Nggoang, serta Polsek Komodo turut dilibatkan dalam pengamanan. Petugas Linmas juga akan berpartisipasi di wilayah yang menjadi rute balapan.
Sinergi pengamanan juga melibatkan berbagai pihak. "Kami juga bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk TNI dari Kodim 1630/Mabar, Lanal Labuan Bajo, Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai Barat serta Linmas," kata Christian. Kerja sama ini penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib selama Tour de EnTeTe.
Advertisement
Advertisement
Kapolres Christian Kadang menjelaskan secara rinci rute yang akan dilalui peserta Tour de EnTeTe 2025. Etape ke-10 di Manggarai Barat akan meliputi Lembor hingga Kantor Bupati Manggarai Barat. Ini adalah jalur strategis yang memerlukan pengawasan ketat dari personel pengamanan.
Rute tersebut mencakup Lembor - Wae Nakeng - Nggorang - Marombok - Jalan Wae Mata - Jalan Mgr Vitalis Jebarus - Jalan Mgr. Van Bekkum - Jalan Gabriel Gampur - Jalan Sunu - Jalan Puncak Waringin - Jalan Ande Bole - Katamaran Hotel - Bukit Sylvia - Jalan Verhouven - Jalan Reimundus Rambo - Jalan Bukit Cinta - Kantor DPRD Manggarai Barat - Jalan Frans Nala - Patung Caci dan berakhir di Kantor Bupati Manggarai Barat. "Nantinya ratusan petugas akan disebar di sejumlah titik persimpangan dan ruas jalan yang berpotensi menimbulkan kemacetan," ungkap Christian.
Petugas gabungan akan ditempatkan di berbagai titik persimpangan dan ruas jalan. Area-area ini diidentifikasi rawan kemacetan atau potensi gangguan lainnya. Strategi penempatan ini bertujuan untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan keamanan peserta secara optimal selama event Tour de EnTeTe.
Advertisement
Advertisement
Masyarakat Kabupaten Manggarai Barat diimbau untuk mendukung penuh jalannya kegiatan olahraga internasional ini. Partisipasi aktif warga sangat diharapkan untuk menjaga ketertiban dan keamanan. "Mari kita sukseskan Tour de EnTeTe 2025 dengan menjadi tuan rumah yang baik," ajak Kapolres.
Salah satu imbauan penting adalah agar masyarakat mengikuti arahan petugas gabungan di lapangan. Kepatuhan ini akan sangat membantu kelancaran acara. Kerjasama antara aparat dan warga menjadi kunci suksesnya pengamanan Tour de EnTeTe.
Kapolres juga secara khusus mengimbau masyarakat agar mengandangkan hewan ternak. Hal ini untuk menghindari potensi kecelakaan yang dapat membahayakan para peserta. "Jalur dari Lembor menuju Labuan Bajo rawan akan hewan ternak, jadi kami imbau agar ternak-ternak tersebut bisa dikandangkan untuk sementara waktu," katanya. Langkah preventif ini sangat penting demi keselamatan semua pihak yang terlibat dalam Tour de EnTeTe.
Advertisement
Sumber: AntaraNews