Fakta mengejutkan kasus bos First Travel, utangnya capai Rp 654 M

Fakta baru justru terungkap. Ternyata utang dua orang itu menumpuk. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Herry Rudolf Nahak mengatakan, dari penyidikan sementara, First Travel ternyata juga memiliki utang sekitar Rp 24 miliar. Ada juga utang ke seseorang Rp 80 miliar.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Fakta mengejutkan kasus bos First Travel, utangnya capai Rp 654 M
Anniesa Hasibuan di New York Fashion Week. ©AFP PHOTO

Bareskrim Polri dan Kementerian Agama membuka posko 'Crisis Center' dalam kasus First Travel. Sejak dibuka dua hari lalu, posko tersebut sudah menerima 500 orang yang mengadu. Diprediksi jumlah ini akan terus bertambah.Hasil penyelidikan kepolisian, dari 70 ribu jemaah yang mendaftarkan diri dan membayarkan uang perjalanan umrah, baru 35 ribu jemaah yang diberangkatkan. Diperkirakan First Travel telah mengantongi uang jemaah Rp 550 miliar.Polisi telah menyita beberapa aset yang dimiliki bos First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan. Penelusuran masih dilakukan karena pasangan suami istri itu mengaku tak tahu kemana larinya uang-uang tersebut."Kita masih pendalaman karena ini kan banyak sampai dia mengatakan 'waduh saya lupa, gak tau kemana saja'. Ini yang masih kita petain satu per satu kemana," kata Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto di acara pemusnahan barang bukti di Garbage Plan, Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Selasa (15/8).Fakta baru justru terungkap. Ternyata utang dua orang itu menumpuk. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Herry Rudolf Nahak mengatakan, dari penyidikan sementara, First Travel ternyata juga memiliki utang sekitar Rp 24 miliar. Utang itu untuk membayar penginapan para jemaah."Ada hotel di Mekkah dan Madinah, itu melapor ada beberapa hotel menyampaikan ada utang penginapan di sana yang belum dibayar, kurang lebih Rp 24 miliar, sejak 2015 sampai 2017," ujarnya di Polda Metro Jaya, Jumat (18/8).Polisi telah menyita empat mobil, rumah mewah di Sentul City serta beberapa buku tabungan. Tetapi, Herry menjelaskan kalau barang pribadi tersangka sudah menjadi jaminan atas utangnya. Untuk tabungan dari 8 rekening, hanya 1 rekening yang berisi saldo. Jumlahnya hanya Rp 1,3 juta.

Rekomendasi