Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat untuk serius membenahi layanan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) di Manokwari. Permintaan ini disampaikan oleh Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma, setelah menyoroti kondisi fasilitas rumah sakit tersebut.
Filep Wamafma menilai, meskipun pembangunan fisik RSUP sudah terlihat megah dan patut diapresiasi, masih banyak kekurangan. Peningkatan sarana medis, pelayanan, dan Sumber Daya Manusia (SDM) sangat krusial untuk mengoptimalkan fungsi rumah sakit. Tujuannya agar RSUP dapat menjadi pusat rujukan provinsi yang handal dan sesuai ekspektasi publik.
Kondisi faktual di lapangan masih menyisakan persoalan, salah satunya adalah minimnya fasilitas pendukung kesehatan. Bahkan, alat sederhana seperti timbangan pasien ditemukan sudah rusak dan tidak bisa digunakan. Oleh karena itu, Pemprov Papua Barat didesak segera mengalokasikan anggaran tambahan untuk perbaikan dan penambahan fasilitas.
Advertisement
Advertisement
Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma, menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan fisik RSUP Manokwari yang sudah megah. Namun, ia menegaskan bahwa "masih ada hal-hal penting yang harus menjadi perhatian serius" dari Pemprov Papua Barat. Penilaian ini muncul setelah DPD RI melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi rumah sakit.
Filep mengungkapkan bahwa laporan kinerja rumah sakit menunjukkan tren positif, tetapi kondisi faktual di lapangan masih jauh dari harapan. Salah satu persoalan krusial yang ditemukan adalah minimnya fasilitas pendukung kesehatan yang memadai. Kondisi ini secara langsung memengaruhi kualitas Pembenahan Layanan RSUP Manokwari secara keseluruhan.
Sebagai contoh nyata, Filep menyoroti keberadaan "alat sederhana, seperti timbangan pasien saja, sudah rusak dan tidak bisa digunakan." Ketiadaan atau kerusakan alat-alat dasar ini menghambat operasional dan pelayanan optimal kepada pasien. Padahal, RSUP Papua Barat diharapkan mampu berfungsi sebagai rumah sakit rujukan utama di Tanah Papua.
Advertisement
Rumah sakit ini seharusnya memiliki standar pelayanan kesehatan yang unggul, modern, dan berkelanjutan. Hal ini penting untuk memenuhi ekspektasi publik yang semakin tinggi terhadap fasilitas kesehatan di tingkat provinsi. Pembenahan Layanan RSUP Manokwari menjadi kunci untuk mencapai tujuan tersebut.
Advertisement
Untuk mengatasi berbagai kekurangan yang ada, Filep Wamafma menyarankan Pemprov Papua Barat segera mengambil langkah konkret. Salah satunya adalah mengalokasikan tambahan anggaran secara khusus untuk pengadaan peralatan medis yang modern dan berfungsi baik. Ini akan mendukung upaya Pembenahan Layanan RSUP Manokwari.
Selain itu, penambahan jumlah dokter spesialis juga menjadi prioritas mendesak. Ketersediaan tenaga medis ahli sangat penting untuk meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan kesehatan. Perbaikan fasilitas penunjang serta infrastruktur layanan kesehatan lainnya juga harus segera dilakukan untuk menunjang kinerja rumah sakit.
Filep optimis bahwa jika langkah-langkah ini dijalankan dengan serius, RSUP Manokwari bisa "naik kelas" menjadi rumah sakit rujukan yang siap melayani masyarakat. Peningkatan ini tidak hanya akan memperbaiki citra, tetapi juga secara fundamental meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Papua Barat. Pembenahan Layanan RSUP Manokwari adalah investasi jangka panjang.
Advertisement
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRP Papua Barat dan masyarakat, untuk berkolaborasi mendukung pembenahan fasilitas kesehatan ini. "Mari kita benahi rumah sakit provinsi untuk keselamatan dan kesehatan kita semua. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama," pungkas Filep Wamafma, menekankan pentingnya sinergi.
Sumber: AntaraNews