Fakta Menarik: UMI dan USIM Malaysia Bangun Sekolah Unggulan di Lutim, Integrasikan Ilmu dan Nilai Islam

Kolaborasi UMI, USIM Malaysia, dan Pemkab Lutim akan mewujudkan **Sekolah Unggulan Lutim** di kawasan Balambano, memadukan akademik, Islam, dan karakter. Simak detailnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Menarik: UMI dan USIM Malaysia Bangun Sekolah Unggulan di Lutim, Integrasikan Ilmu dan Nilai Islam
Kolaborasi antara UMI, USIM Malaysia, dan Pemkab Lutim akan mewujudkan pembangunan sekolah unggulan di Lutim, mengintegrasikan ilmu dan nilai Islam. Penasaran bagaimana konsepnya? (AntaraNews)

Universitas Muslim Indonesia (UMI) bersama Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan, tengah merealisasikan rencana ambisius. Ketiga pihak ini berkolaborasi untuk mengembangkan sebuah sekolah unggulan berasrama yang terintegrasi di wilayah tersebut. Proyek ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia bagian timur.

Rencana pembangunan fasilitas pendidikan ini diawali dengan kunjungan lapangan ke Kawasan Balambano, Lutim, pada awal November. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang telah dilakukan antara UMI, USIM, dan Pemkab Lutim di USIM Malaysia beberapa waktu lalu. Inisiatif ini menandai komitmen kuat dari berbagai pihak untuk memajukan pendidikan.

Sekolah unggulan yang akan dibangun di Luwu Timur ini bertujuan untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan umum dengan nilai-nilai Islam dan pembentukan karakter yang kuat. Konsep pendidikan terpadu ini diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan berdaya saing global. Ini adalah langkah strategis untuk masa depan daerah.

Rombongan dari UMI dan USIM Malaysia telah melakukan peninjauan ke kawasan hutan lindung dengan tujuan khusus (HLTK) seluas 714 hektar di Balambano. Dari total luasan tersebut, Pemkab Lutim mengusulkan sekitar 200 hektar untuk dikembangkan sebagai kawasan pendidikan terpadu yang komprehensif. Di lokasi inilah akan berdiri universitas daerah dan sekolah unggulan berasrama.

Prof. Hambali Thalib, selaku Rektor UMI, menegaskan kesiapan institusinya dalam proyek ini. "Insya Allah, UMI siap berkontribusi melalui pendampingan akademik, penguatan SDM, serta pengelolaan sekolah unggulan yang berkarakter Islam dan berdaya saing global,” ujar Prof. Hambali. Kontribusi UMI mencakup aspek penting dalam memastikan kualitas pendidikan yang akan ditawarkan.

Menurut Prof. Hambali, kerja sama ini melampaui sekadar pembangunan fisik. Proyek ini merupakan bagian dari misi peradaban pendidikan Islam yang menjunjung tinggi nilai ilmu dan ibadah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat daerah. Fokusnya adalah menciptakan ekosistem pendidikan yang holistik dan berkelanjutan.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menekankan bahwa Kawasan Balambano dirancang sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan karakter generasi masa depan Lutim. "Kami ingin menghadirkan kawasan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga membentuk karakter religius, berakhlak, dan cinta tanah air," tutur Bupati Irwan. Visi ini menunjukkan komitmen Pemkab terhadap pembangunan sumber daya manusia.

Bupati Irwan juga menyampaikan apresiasi kepada UMI dan USIM atas kesediaan mereka menjadi mitra strategis. Kemitraan ini akan memperkuat arah pengembangan pendidikan yang berkelanjutan dan berlandaskan nilai Islam. Kehadiran dua universitas ternama ini diharapkan dapat membawa standar pendidikan yang lebih tinggi ke Lutim.

Dari pihak USIM Malaysia, Prof. Madya Asmaddy Haris, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya pendidikan sebagai fondasi pembangunan. Ia menilai kolaborasi antara UMI, USIM, dan Pemkab Lutim memiliki potensi besar. Proyek ini bisa menjadi model kerja sama pendidikan Islam antarnegara yang menginspirasi kawasan Asia Tenggara.

"Insya Allah, kami siap berbagi pengalaman dalam pengelolaan sekolah berasrama unggulan dan sistem pendidikan integratif berbasis nilai Islam,” ungkap Prof. Asmaddy. Pengalaman USIM dalam mengelola sekolah berasrama unggulan akan menjadi aset berharga bagi pengembangan **Sekolah Unggulan Lutim** ini. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan pusat keunggulan pendidikan yang diakui secara regional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi