Tentara Nasional Indonesia (TNI) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pembangunan ekonomi kerakyatan di Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka secara aktif membantu pembangunan 14 unit pergudangan serta kelengkapan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di provinsi tersebut. Inisiatif ini merupakan langkah awal yang signifikan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat lokal.
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, menegaskan bahwa pembangunan fisik Kopdes ini adalah fondasi penting. Proses peletakan batu pertama telah dilakukan di Desa Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, pada hari Jumat. Kegiatan ini menandai dimulainya upaya kolaboratif antara TNI dan pemerintah daerah.
Proyek pembangunan ini tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik semata, melainkan juga bertujuan mendorong mekanisme bisnis Kopdes agar berjalan efektif. TNI akan terus memperkuat peran masyarakat melalui Kopdes, memastikan keberlanjutan ekonomi. Seluruh Kopdes di NTB kini telah berbadan hukum, siap menghadapi tantangan bisnis ke depan.
Advertisement
Advertisement
Peran Strategis TNI dalam Pembangunan Ekonomi Lokal
Mayjen TNI Piek Budyakto menjelaskan bahwa dukungan TNI tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Kehadiran Kopdes Merah Putih membuka peluang kemitraan strategis dengan berbagai pihak penting. Ini termasuk Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Bulog, serta sektor pertanian yang vital bagi daerah.
“Semua mitra dapat terlibat aktif dalam memperkuat peran masyarakat melalui kopdes,” kata jenderal TNI bintang dua ini. TNI akan berperan aktif dalam mendampingi pengembangan Kopdes melalui aparat teritorial di lapangan. Babinsa dan jajaran TNI AD akan menjadi ujung tombak pendampingan ini.
Pendampingan yang diberikan meliputi bantuan dalam distribusi produk hasil Kopdes. Selain itu, TNI juga akan memperkuat jaringan wilayah untuk memastikan jangkauan yang lebih luas. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat memanfaatkan Kopdes secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka.
Advertisement
Lebih lanjut, Kopdes juga akan menyediakan layanan simpan pinjam yang krusial bagi keberlanjutan ekonomi anggota. “Kami akan membantu dalam distribusi produk, memperkuat jaringan wilayah, dan memastikan masyarakat bisa memanfaatkan kopdes untuk memenuhi kebutuhan pokok, termasuk layanan simpan pinjam guna keberlanjutan ekonomi,” ujarnya. Kolaborasi ini diharapkan menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan inklusif di NTB.
Advertisement
Target dan Manfaat Kopdes Merah Putih bagi Masyarakat NTB
Penjabat Sekretaris Daerah NTB, Lalu Moh Faozal, mengonfirmasi bahwa seluruh Kopdes di NTB kini telah sah berbadan hukum. Pernyataan ini disampaikan saat acara peletakan batu pertama pembangunan fisik di Lombok Barat. “Secara hukum kopdes sudah sah,” ujarnya. Legalitas ini menjadi dasar kuat untuk pengembangan bisnis Kopdes ke depan.
Tahap pembangunan fisik saat ini menjadi fokus utama, dengan target 14 gerai Kopdes Merah Putih selesai pada Desember mendatang. “Hari ini kita memasuki tahap pembangunan fisik. Ditargetkan 14 gerai yang akan dibangun selesai pada Desember mendatang sehingga kita bisa segera fokus pada aktivitas bisnisnya,” kata Lalu Moh Faozal. Setelah pembangunan rampung, perhatian akan beralih sepenuhnya pada aktivitas bisnis Kopdes.
Lalu Moh Faozal menekankan bahwa tantangan koperasi di masa depan bukan lagi soal legalitas, melainkan memastikan kemanfaatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Oleh karena itu, Pemprov NTB akan berkolaborasi erat dengan Kodam IX/Udayana. Tujuannya adalah memastikan pergerakan bisnis di 14 titik Kopdes di NTB berjalan optimal.
Advertisement
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI menjadi kunci utama agar koperasi-koperasi ini dapat tumbuh dan berdaya secara berkelanjutan. “Daerah akan berkolaborasi dengan TNI menjadi kunci agar koperasi ini tumbuh dan berdaya,” tegasnya. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian lokal. Masyarakat diharapkan dapat merasakan langsung manfaat dari keberadaan Kopdes Merah Putih ini.
Sumber: AntaraNews